Skandal Emisi Diesel Pengaruhi Penjualan Mercedes-Benz

Inews, Jurnalis · Senin 29 Oktober 2018 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 29 15 1970578 skandal-emisi-diesel-pengaruhi-penjualan-mercedes-benz-fsBhytP67J.jpg (Foto: Car Pro)

STUTTGARD - Skandal emisi diesel (dieselgate) berdampak pada penjualan produsen mobil Eropa. Salah satunya adalah Mercedes-Benz.

Dilansir dari Reuters, Senin (29/10/2018), penjualan mobil Mercedes-Benz pada kuartal ketiga tahun ini hanya mencapai 559.500 unit, turun signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Penjualan Mercedes-Benz di Eropa turun 12 persen menjadi hanya 223.600 unit. Bahkan, di negara asalnya, Jerman, penjualan mereka susut 13 persen hanya 72.100 unit.

Tak heran, Mercedes-Benz tidak dapat mempertahankan performanya di pasar terbesar dunia, China, dengan penjualan kuartal ketiga turun 11 persen menjadi hanya 170.400 unit. Demikian juga di Amerika Serikat (AS) terkoreksi 8 persen menjadi 76.000 unit.

 

Menurunnya penjualan dan kewajiban-kewajiban penyelesaian terkait skandal diesel memaksa pendapatan Mercedes-Benz dari Juli-September 2018, melemah tujuh persen menjadi 21,7 miliar euro. Sementara laba sebelum pajak, dari 2,1 miliar euro turun menjadi 1,372 miliar euro.

"Industri otomotif, demikian juga Daimler masih dalam lingkungan yang sangat menantang. Permintaan tinggi dari pelanggan kami membuat kami yakin pada kuartal keempat," kata Ketua Dewan Manajemen Daimler AG dan Kepala Mercedes-Benz Cars, Dieter Zetsche.

 

Diketahui, skandal diesel tidak hanya menimpa Audi dan BMW di AS, namun juga melibatkan mobil-mobil diesel Mercedes-Benz. Perangkat lunak yang dituduh mengelabui uji emisi diesel telah memicu ratusan ribu penarikan mobil Mercedes-Benz di Eropa dan wilayah lain.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini