Share

Kenali Risiko Ganti Ukuran Ban Tapak Besar Jika Sekedar Kejar Gaya

Mufrod, Jurnalis · Rabu 21 November 2018 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 11 21 15 1980600 kenali-risiko-ganti-ukuran-ban-tapak-besar-jika-sekedar-kejar-gaya-RU0mck9bZd.jpg Ban sepeda motor ukuran besar (Foto: Motosaigon)

JAKARTA - Mengganti ban dengan ukuran lebih besar dari standar pabrikan, sering dilakukan pemilik sepeda motor. Tujuannya tak lain untuk meningkatkan traksi ban yang lebih lebar.

Diluar kelebihan tersebut, tentunya penggunaan ban dengan ukuran lebih besar dari rekomendasi yang telah ditentukan produsen sepeda motor, terdapat dampak yang harus difikirkan pemiliknya. Diantara dampak tersebut yakni beban kinerja mesin yang bertambah.

Ukuran ban lebih besar memiliki bobot yang cukup besar, sehingga kinerja mesin menjadi lebih berat karena ukuran dan momentum putaran roda dari tenaga mesin akan jauh lebih lama daripada penggunaan ban dengan ukuran standar.

 

Selain itu adapula risiko beban pada rantai ataupun komponen yang bekerja menyalurkan tenaga mesin ke roda belakang, jika rantai ataupun vanbelt tak disesuaikan maka bisa berdampak putusnya rantai akibat durability yang lebih singkat dari spesifikasi standar yang telah ditetapkan dari kualitas komponen tersebut.

Penggunaan ban berukuran besar juga biasanya disesuaikan dengan ukuran pelek, untuk pelek ukuran besar dengan kualitas baik biasanya memiliki harga yang cukup mahal. Namun adapula yang menawarkan harga murah dengan kualitas yang kurang baik.

 

Pelek dengan ukuran besar kualitas buruk justru akan menimbulkan risiko yang sangat tinggi. Jika dalam kecepatan tinggi, motor menghantam lubang jalan dan retak bisa berdampak buruk bagi pengendara. Penggantian ban dengan ukuran besar baiknya harus diperhitungkan dengan matang jika hanya sekedar mengejar tampilan dan mengesampingkan kualitas produk yang digunakan pada sepeda motor. Demikian seperti dikutip dari Motosaigon, Rabu (21/11/2018).

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini