nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Delapan Motor Custom Indonesia Akan Gempur Modifikator Jepang

Mufrod, Jurnalis · Kamis 29 November 2018 12:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 11 29 15 1984462 delapan-motor-custom-indonesia-akan-gempur-modifikator-jepang-74ObYPF4Et.jpg Modifikasi karya builder indonesia (foto: Ist)

JAKARTA - Dunia modifikasi yang terus berkembang di Indonesia, membuatnya layak untuk tampil di ajang international. Seperti yang akan dilakukan Kustomfest yang akan memboyong delapan motor modifikasi karya builder tanah air tampil di ajang modifikasi bergengsi pada 2 Desember 2018 di Yokohama, Jepang.

Namun ajang kontes modifikasi yang diikuti builder Indonesia tahun ini bukan yang pertama, tahun lalu, Kustomfest telah unjuk gigi du ajang 26 TH Annual Yokohama Hot Rod Custom Show. Dimana dua motor modifikasi yang tampil mendapat penghargaan dalam even tersebut.

Menurut Director KUSTOMFEST, Lulut Wahyudi, tahun ini kontingen KUSTOMFEST Indonesian Attack 2018 ke Yokohama Hot Rod Custom Show sebagai salah satu kiblat utama skena kustom kulture dunia, tampil dengan kualitas tinggi dan memperlihatkan identitas masing-masing builder.

 

Program Kustomfest Indonesian Attack 2018 merupakan yang kedua kalinya digagas untuk mengangkat potensi keberagaman para builder Indonesia agar bisa bersaing di level internasional dengan segala kreativitas, ide dan inovasinya.

"Ini tidak lepas dari tujuan Kustomfest dalam mendorong industri kreatif otomotif Indonesia dengan segala keberagamannya yang tersebar di seluruh Nusantara. Bukan sekadar tampil, namun motor kustom yang bernaung dalam Kustomfest," ungkap Lulut dalam keterangan resminya yang diterima Okezone, Kamis (29/11/2018).

 

Delapan builder yang akan bersama menggempur Yokohama diantaranya The Falcon karya Queenlekha Choppers (Yogyakarta), Kanjeng Nyai karya Psychoengine (Purwokerto) My Baager karya Imagineering Customs (Jakarta), Badak Agung karya AMS Garage (Bali), RCG 545 Chopper karya Ndra King (Bandung), Gerald 22 karya Geges Garage (Pekanbaru), Drakon karya Imagineering Customs (Jakarta), dan Gajah Ireng karya AMS Garage (Bali).

Semuanya datang dengan desain yang berbeda dan ini menjadi ciri khas Indonesia dimana dengan segala budaya dan keberagaman yang ada justru menjadi kekuatan untuk bersatu mengangkat nama bangsa,” sebut Director KUSTOMFEST, Lulut Wahyudi.

Seperti tahun lalu, KUSTOMFEST Indonesian Attack 2018 juga mendapat dukungan dari Badan Ekonomi Kreatf (Bekraf) sebagai bukti bahwa desain produk berupa rancang bangun motor kustom merupakan sebuah kekuatan bangsa Indonesia dengan sumber daya alam melimpah.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini