nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Simak Keunggulan Busi 3 Side Electrode dengan 1 Side Electrode

Mufrod, Jurnalis · Sabtu 08 Desember 2018 07:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 12 07 15 1988342 simak-keunggulan-busi-3-side-electrode-dengan-1-side-electrode-yDxbZulbWO.jpg Busi sepeda motor (Foto: Ist)

JAKARTA - Teknologi busi saat ini semakin maju, perangkat yang menjadi sumber api untuk proses pengkabutan internal mesin ini memiliki banyak ragam dan keunggulannya masing-masing.

Seperti model busi Laser Iridium ada yang memiliki 1 side electrode atau satu sisi bagian ujung busi yang langsung berhubungan dengan ground kendaraan dengan 3 side electrode. Kinerja kedua busi jenis itu berbeda dan berpengaruh terhadap sistem pengabutan di dalam mesin.

Menurut Harris Sakty Mlethiz mekanik Astra Motor Racing Team, mengungkap dalam ajang balap, kebutuhan sistem pembakaran maksimal biasanya menggunakan busi 3 side electrode karena dinilai memiliki percikan api yang fokus. Salah satu busi yang digunakan yakni Uma racing.

 

“Saya akui, kalau busi Uma Racing ‘Laser Iridium’AB9R yang secara teknologi memang dirancang untuk balap. Bisa membuat system pembakaran pada mesin sangat sempurna," ujarnya.

Beda dengan busi yang hanya memiliki 1 side electrode, terkadang titik api bisa loncat. Jadi jelas itu bisa menyebabkan pembakaran pada mesin motor tidak sempurna. Selain itu busi terbaru ini juga tergolong busi bertipikal dingin. Jadi lebih bisa menstabilkan panas mesin.

Karenanya busi jenis laser iridium ini memiliki kelebihan mampu menghasilkan pembakaran diruang bakar head secara merata dan sempurna. Busi jenis ini juga memiliki jenis yang bisa digunakan untuk harian yakni tipe AB8R selain produk khusus racing yang digunakan beberapa tim balap.

 

Tak hanya soal pembakaran, busi jenis ini juga memiliki karakter dingin sehingga suhu mesin lebih konsisten dimana gerakan piston, dan tidak membuat pergerakan piston yang dipacu dengan kecepatan tinggi panasnya akan berlebihan.

“Ketahanan inilah yang sebenarnya dibutuhkan buat mesin motor balap. Hingga meski kuda besi tadi dipacu dengan kecepatan tinggi, mesinya tidak mengalami panas yang berlebihan (over head). Tapi lebih stabil dan bisa bertahan hingga berakhirnya putaran lap dengan kecepatan maksimal,”tutup Mlethiz

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini