nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Honda Gunakan Model Jazz untuk Jualan Mobil Listrik

Mufrod, Jurnalis · Rabu 16 Januari 2019 14:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 01 16 15 2005231 honda-gunakan-model-jazz-untuk-jualan-mobil-listrik-RoVSuMOhl8.jpeg Honda Jazz bertenaga listrik (Foto: Ist)

NEW DELHI - Trend mobil listrik yang banyak dikembangkan produsen automotif saat ini merupakan upaya dari solusi menciptakan kendaraan ramah lingkungan dengan basis energi terbarukan. Baru-baru ini produsen Honda tengah menyiapkan model mobil listriknya.

Tak perlu menggunakan model kendaraan konsep, Honda lebih memilih Jazz sebagai mobil listrik yang akan dipasarkannya. Pengujian telah dilakukan Honda menggunakan Jazz Fit, meski peluncuran mobil listrik ini kabarnya baru akan dilakukan pada 2023 mendatang.

 

Dari model Jazz yang digunakan, Honda tidak memberikan banyak ubahan untuk versi Jazz bertenaga listrik, dibagian depan hanya sedikit ubahan pada grill dan masih tetap mengusung headlamp yang sama. Untuk bagian belakang sendiri Honda hanya menambahkan spoiler belakang dengan dimensi lebih besar.

Honda Fit EV menggunakan motor listrik MCF3 yang menghasilkan 92 kW (125 PS) pada 3.695-10.320 rpm dan torsi 256 Nm pada 0-3.056 rpm. Baterai Lithium-ion 331 volt, 20 kWh buatan Toshiba memberikan jus bagi motor. Hatchback nol-emisi memiliki driving range elektrik murni (siklus uji JC08) 225 km. Peringkat efisiensinya (siklus uji JC08) adalah 106 Wh / km. Demikian seperti dikutip Indianautosblog, Rabu (16/1/2019).

 

Honda Fit EV memiliki port pengisian normal di sisi kanan dan port pengisian cepat di sisi kiri. Menggunakan pengisi daya normal (AC200V 15A), baterai membutuhkan waktu sekitar enam jam untuk terisi penuh dari peringatan daya baterai rendah. Menggunakan pengisi daya cepat di stasiun pengisian CHAdeMO, baterai terisi daya hingga 80% dari peringatan pengisian daya baterai rendah dalam waktu sekitar 20 menit.

Saat ini Honda Jazz bertenaga listrik tersebut hanya ada di beberapa negara yakni Jepang dan AS. Namun penjualannya masih pada tahap pasar fleet.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini