Gaikindo Angkat Bicara soal DP 0% Kendaraan

Mufrod, Jurnalis · Sabtu 26 Januari 2019 07:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 01 25 15 2009539 gaikindo-angkat-bicara-soal-dp-0-kendaraan-EqA24OF3yr.jpg Pameran industri automotif nasional (Foto: Okezone)

JAKARTA - Aturan pemerintah dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan memberlakukan Down Payment atau uang muka 0%, dinilai Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memiliki plus minus tersendiri.

Aturan ini tentu akan membuat lembaga pembiayaan akan semakin selektif dalam hal kinerja memperbaiki kredit macet. Hal tersebut sejalan dengan pemberian Dp 0% dari OJK kepada perusahaan yang memiliki masalah kredit di bawah 1 persen.

 

Ketua I Gaikindo, Jonkie D Sugiarto mengungkap bahwa Gaikindo sangat menyambut baik langkah pemerintah ini, karena akan mempermudah masyarakat untuk bisa memiliki kendaraan yang diinginkannya.

"Gaikindo sangat welcome dengan kebijakan tersebut. Ini salah satu solusi kemudahan dalam pembiayaan dan bisa menggenjot pasar otomotif di Tanah Air," jelas Djonkie beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan selain sisi positif terhadap aturan tersebut, risiko terhadap kredit macet akan banyak terjadi. Di mana konsumen tidak siap dengan syarat kemampuan terhadap beban kredit yang harus dibayarkan.

"Jika kredit macet meningkat, akibatnya banyak mobil sitaan atau mobil bekas. Ini bisa mengganggu penjualan mobil baru," ujarnya.

 

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 35/POJK.05/2018 tentang penyelenggaraan usaha perusahaan pembiayaan. Aturan tersebut memperbolehkan untuk membeli sepeda motor secara kredit dengan uang muka alias (Down Payment/DP) 0%.

Adapun rinciannya, lewat aturan itu, perusahaan pembiayaan yang memiliki rasio pembiayaan bermasalah (Nonperforming Financing/NPF) lebih rendah atau sama dengan satu persen dapat menerapkan ketentuan uang muka untuk seluruh jenis, baik motor dan mobil, sebesar nol persen. (muf)

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini