nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Daihatsu New Xenia Tak Gentar Hadapi Nissan Livina Terbaru

Fiddy Anggriawan , Jurnalis · Rabu 13 Februari 2019 13:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 13 15 2017292 daihatsu-new-xenia-tak-gentar-hadapi-nissan-livina-terbaru-796ON1RwLR.jpg Daihatsu new Xenia (foto: Fiddy/Okezone)

SIBOLGA - Daihatsu baru saja meluncurkan New Xenia untuk bersaing di pasar Low MPV di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, kali ini kapasitas Xenia disetarakan dengan Avanza yang mengusung mesin 1.5 liter.

Kehadiran varian tertinggi New Xenia bukan tanpa alasan. Daihatsu berdalih itu karena tingginya permintaan pasar dan pengguna setianya. Mereka pun menegaskan jika New Xenia 1.500 CC bukan diluncurkan untuk bersaing dengan Mitsubishi Xpander.

Bahkan, Direktur Marketing ADM Amelia Tjandra pun tak khawatir jika isu kemuculan varian baru Nissan Livina yang akan mirip dengan Xpander akan mengganggu pasar New Xenia di kelas Low MPV 1.500 CC. Sebab, menurut dia, Xenia sudah memiliki pelanggan setianya.

 

"Kita punya pelanggan setia sendiri. Karena sudah teruji 15 tahun dia benar-benar bisa diandalkan baik untuk bisnis ataupun pribadi," ujar Amelia saat Media Gathering di Kota Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/2/2019).

Sementara Marketing & CR Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso menjelaskan, jika New Xenia 1.500 CC ini memang hadir karena adanya survei akan tingginya permintaan pelangan.

"Hadirnya Xenia 1.500 CC, karena kami ingin memenuhi kebutuhan konsumen akan hadirnya mobil 7 seat dengan power lebih besar. Berdasarkan survei permintaan sudah cukup lama dan baru bisa kita penuhi sekarang. Bahwa 1.500 CC memang buat kebutuhan pasar," ujar Hendrayadi.

 

Dia menambahkan, pihaknya memang tidak memasang harapan yang terlalu tinggi dengan kehadiran New Xenia dengan kapasitas mesin 1.500 liter. Dari target 3.000 unit di awal kemunculannya pada 15 Januari 2019, Daihatsu hanya mematok angka 10 persen terjual untuk varian tertinggi ini.

"Kurang lebih 10 persen dari target 3.000 Unit setelah launching. Dan saat ini dapat terpenuhi," ucap dia.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini