nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Kategori Kendaraan Listrik Berdasarkan Kecepatan, Bukan Kapasitas Mesin

Mufrod, Jurnalis · Rabu 20 Februari 2019 13:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 02 20 15 2020528 mengenal-kategori-kendaraan-listrik-berdasarkan-kecepatan-bukan-kapasitas-mesin-S4JIU92vX8.jpg Mobil listrik (foto: Ist)

JAKARTA - Pemberian kategori kendaraan listrik tak lagi berbasis kapasitas mesin atau cc, namun kecepatan. Kategori inilah yang kini masih menjadi pembahasan terkait hadirnya kendaraan listrik.

Aturan terkait kendaraan listrik berdasarkan pengkategorian kecepatan juga harus menjadi jelas. Karena pelanggaraan batas kecepatan maksimum harus mengatur ketertiban pengendara.

Demikian halnya kecepatan maksimal yang dilanggar maka dampaknya dapat berakibat fatal terhadap korban kecelakaan. Lalu lintas sebagai ikon kemanusiaan dan peradaban maka yang senantiasa dipikirkan adalah bagaimana agar aman selamat tertib dan lancar. 

"Kecepatan 30 km perjam ini sudah dapat mematikan seseorang yang tertabrak. Mengendarai kendaraan yang mampu dioperasionalkan dengan kecepatqn tinggi ini dibutuhkan kompetensi tertentu untuk menjaga keselamatan bagi dirinya maupun orang lain,"Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Brigjeln Pol. Chryshnanda DL, dalam keterangan resminya yang diterima Okezone, Kamis (20/2/2019).

 

Sedangkan hal yang harus terpenuhi dalam pengoperasian kendaraan listrik, selain kecepatan, juga kesenyapan kendaraan listrik yang sebenarnya membuat masalah baru di jalan, terkait berkeselamatan.

Karena sangat senyap jadi tidak safety, apalagi untuk pejalan kaki tidak terdengar ada kendaraan datang. Maka dari itu, ada aturan regulasi yang dikeluarkan juga oleh PBB, di mana ada suara minimalnya.

"Saat membahas keselamatan maupun kelancaran maka kecepatan kembali menjadi basis pemikiran untuk mengatasi perlambatan maupun pencegahan untuk menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan dan meningkatkan kualitas keselamatan," tutupnya.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini