nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hyundai Pamer Teknologi Canggih Hanya dengan Sentuhan Satu Jari

Mufrod, Jurnalis · Jum'at 05 April 2019 07:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 04 15 2039191 hyundai-pamer-teknologi-canggih-hanya-dengan-sentuhan-satu-jari-X9DpbvrUfO.jpg Teknologi canggih Hyundai cukup dengan satu sentuhan (Foto: Ist)

SEOUL - Produsen Hyundai mengungkap teknologi terbarunya yang terbilang cukup canggih. Fitur pengendalian dan pengaturan kinerja mobil bisa dilakukan hanya dengan sentuhan satu jari saja.

Teknologi yang belum memiliki nama ini, tengah dilakukan uji coba penggunaannya oleh produsen mobil asal Korea. Dalam tayangan yang dirilisnya, terlihat pengemudi bisa mengatur hal apapun yang ada di mobil hanya dengan sentuhan pada layar monitor yang terdapat di bagian dasbor.

Teknologi tersebut diperagakan langsung oleh Insinyur Senior Human Machine Interface di Hyundai Motor Europe Technical Center Regina Kaiser, dimana teknologi tersebut bisa mengatur kecepatan maksimum mobil yang diinginkan, mengatur panggilan, pengaturan audio hingga fokus suara pada speaker yang diinginkan serta pengaturan lainnya.

 

Uniknya Hyundai juga mengembangkan pengaturan tombol berupa layar sentuh dibagian sisi kanan kiri stir. Seluruh ubahan dengan mudah bisa dioperasikan pengemudi dengan sentuhan jari saja.

"Hyundai bermaksud untuk membuktikan bahwa inovasi harus dapat dicapai untuk basis pelanggan yang luas. Kami terus bekerja pada teknologi baru yang membuat mobil kami sangat intuitif dan ramah pengguna. Layarnya besar, dapat dikonfigurasi hingga lima 'tombol' per tampilan , dan memberikan umpan balik haptic untuk kemudahan penggunaan." kata Kaiser seperti dikutip Carbuzz, jumat (5/4/2019).

 

Layar sentuh tidak memiliki sentuhan tombol fisik, yang bisa membuatnya mengganggu penggunaan saat mengemudi. Kami merasakan keberhasilan konsep ini bermuara pada seberapa baik Hyundai dapat mengkalibrasi umpan balik haptic untuk membuat layar terasa seperti tombol yang sebenarnya.

Hyundai secara terbuka mengakui masih ada perbaikan yang harus dilakukan sebelum ide tersebut menjadi siap produksi tetapi kami pikir memamerkan interior baru ini di mobil produksi normal dengan transmisi manual menunjukkan bahwa konsepnya tidak terlalu berpikir ke depan.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini