nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Toyota Kirim Mobil Lebih Banyak, Ekspor dari Indonesia Naik 2%

Mufrod, Jurnalis · Jum'at 10 Mei 2019 13:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 10 15 2053974 toyota-kirim-mobil-lebih-banyak-ekspor-dari-indonesia-naik-2-lkRcKjLyou.jpg Ekspor Toyota (foto: Ist)

JAKARTA - Ditengah kondisi ekonomi yang mengalami stagnasi, pengiriman mobil Toyota buatan Indonesia ke beberapa negara terus bertambah. Bahkan Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) membukukan peningkatan ekspor sebesar 2 persen.

Kenaikan tersebut terjadi pada pengiriman kuartal pertama untuk produk ekspor dalam bentuk complete build up. Dimana angka pengapalan mobil yang dikirim mencapai 46.130 unit, jumlah tersebut naik sekira 2 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 45.350 unit.

Model terlaris yang banyak diserap pasar luar negeri diantaranya kendaraan sport utility vehicle (SUV), dimana Fortuner kembali menjadi penyumbang ekspor terbesar dengan pengiriman sebanyak 11.165 unit

 

Selain itu, model SUV kecil Rush sejumlah 8.800 unit atau sebesar 19% dan model hatchbatck Agya dengan volume 8.600 unit atau sekitar 18% turut mendulang pertumbuhan ekspor. Model-model CBU bermerek Toyota lain seperti Vios (5.500 unit), Avanza (5.780 unit), Town Ace/Lite Ace (3.715 unit), serta Kijang Innova, Sienta, dan Yaris dengan total (2.570 unit) juga memberikan andil performa kuartal pertama.

Raihan ini menurut Bob Azam, Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal TMMIN, sejak 5 tahun terakhir, Fortuner konsisten menjadi model SUV penyumbang terbesar bagi prestasi ekspor Toyota Indonesia.

 

Di tahun 2019, Toyota menargetkan pertumbuhan ekspor di atas 5% meski situasi makro ekonomi dunia masih tidak menentu. Saat ini kami fokus untuk mencari pasar-pasar ekspor non tradisional baru untuk mencapai target tersebut,” katanya.

Selain mobil CBU, TMMIN juga mengapalkan kendaraan setengah jadi atau disebut complete knock down, mesin utuh serta komponen kendaraan lain. Hingga Maret 2019, TMMIN berhasi mengekspor CKD sebanyak 9.900 unit, mesin utuh bensin sebanyak 25.750 unit, mesin utuh etanol sejumlah 2.360 unit, serta komponen kendaraan sebanyak 26 juta unit. Hingga kini, produk otomotif dalam negeri mampu menembus lebih dari 80 negara tujuan ekspor di kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin dan Afrika.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini