nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

7 Tips Mudik Gunakan Motor, Nomor 5 Sering Diabaikan Pengendara

Mufrod, Jurnalis · Jum'at 31 Mei 2019 15:27 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 31 15 2062526 7-tips-mudik-gunakan-motor-nomor-5-sering-diabaikan-pengendara-6RyePvS7NM.jpg perbaikan motor saat mudik (Foto: Ist)

JAKARTA - Melakukan perjalanan mudik menggunakan sepeda motor, menjadi pilihan karena terbatasnya jumlah tiket atau mahalnya harga tiket menjelang lebaran membuat banyak pemudik memilih gunakan sepeda motor menuju kampung halaman.

Meski memaksakan diri mudik menggunakan sepeda motor, ada baiknya pengendara melakukan beberapa langkah mudik aman dan nyaman selama di perjalanan. Berikut 7 tips mudik menggunakan sepeda motor.

 

1. Periksa Kondisi Kendaraan

Pemeriksaan sepeda motor sebelum mudik merupakan hal penting dilakukan demi menjaga perjalanan aman dan nyaman. “Lakukan servis motor minimal 2 minggu sebelum rencana keberangkatan,” ujar Asep Wawan Instruktur Safety Riding DAM. Bagi pengguna sepeda motor Honda, bawalah motor kesayangannya ke bengkel resmi Honda atau AHASS.

2. Persiapkan Perlengkapan Berkendara

Perlengkapan berkendara mulai dari helm, jaket, dan sarung tangan. Baik pengemudi maupun penumpang mempunyai risiko yang sama bila terjadi kecelakaan. “Hal ini sejalan dengan kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman yang mewajibkan menggunakan jaket dan helm,” ujar Asep.

3. Kecepetan Berkendara

Kecepatan kendaraan disesuaikan dengan rambu-rambu batas kecepatan yang diizinkan. “Rata-rata kecepatan maksimal antara 40 km/jam sampai 60 km/jam,” kata Asep. Perlu diperhatikan lamanya berkendara sepeda motor tergantung dari kondisi fisik pengemudi, rata-rata waktu yang dapat ditempuh sekitar 2 sampai 2,5 jam perjalanan lakukan istirahat secukupnya.

4. Dilarang Membawa Barang Berlebihan

Pada point ini banyak pemudik yang mengabaikan kapasitas sepeda motor dengan memaksakan diri membawa barang bawaan banyak di sepeda motor yang digunakan untuk mudik. Terlebih, ditambahkan dengan dudukan barang ke belakang kendaraan melebihi spakbor roda belakang sangat bahaya.

Hal tersebut membuat bobot kendaraan cenderung berat ke belakang sehingga setang kemudi menjadi sulit dikendalikan dan lampu rem akan tertutup barang.

“Perhatikan juga kapasitas daya angkut sepeda motor agar tidak mengganggu pengoperasian sepeda motor ketika digunakan saat mudik sehingga terhindar dari kecelakaan,” ujar Asep. Jika barang bawaan anda cukup banyak ada baiknya barang dikirim menggunakan jasa pengiriman paket.

5. Patuhi Rambu-Rambu Lalu Lintas

Banyak kecelakaan lalu lintas di jalan disebabkan para pengendara yang melanggar rambu-rambu. Beberapa penyebabnya adalah pengendara terburu-buru untuk melakukan sesuatu, sehingga melanggar rambu jalan.

 

6. Rencakanan Rute Perjalanan

Rencanakan jalur perjalanan anda untuk mengukur waktu dan jarak tempuh, dan rencanakan jalur alternatif. Jika ini adalah pengalaman pertama mudik menggunakan sepeda motor, tidak ada salahnya anda berangkat bersama rombongan atau teman yang satu arah.

7. Hindari Perjalanan Pada Malam Hari

Tidak disarankan mengendarai jarak jauh saat malam, sebagian besar kematian dan kecelakaan tahun lalu kontributornya dari pengendara motor. Beberapa faktor yang mengharuskan pengendaranya tidak melakukan perjalanan pada malam hari adalah kondisi tubuh yang kontradiktif dengan waktu biologis juga alasan utama jarak pandang yang terbatas, sehingga jangkauan mata akan sedikit melihat objek yang ada di depan dan sekelilingnya.

Khusus untuk pemudik, Honda juga menyiapkan Bale Santai yang siap temani pemudik

Bagi konsumen yang melakukan perjalanan mudik menggunakan sepeda motor Honda, DAM bersama dengan PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghadirkan program Bale Santai Honda (BSH) di sepanjang jalur mudik dan arus balik di Jawa Barat yang digelar selama 8 hari sejak tanggal 31 Mei - 7 Juni 2019.

Tahun ini, sebanyak 5 titik lokasi BSH yang tersebar di wilayah Jawa Barat mulai dari Sukra – Indramayu, Rancaekek – Bandung, By Pass – Cirebon, Ciranjang – Cianjur, dan Ciawi – Tasikmalaya yang beroperasi selama 24 jam non stop.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini