nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Komunitas Mobil IBCC Tularkan Lestari Alam ke Anggotanya

Medikantyo, Jurnalis · Rabu 10 Juli 2019 16:40 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 10 199 2077130 komunitas-mobil-ibbc-tularkan-lestari-alam-ke-anggotanya-HZUfNAISOR.jpeg Kegiatan Turing Komunitas IBCC (Foto: Ist)

JAKARTA - Kesadaran untuk menjalankan gaya hidup ramah lingkungan sudah mulai menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Tak terkecuali bagi generasi milenial, dengan usaha menyesuaikan nilai budaya ramah lingkungan dalam kegiatan sehari-hari. Perlahan prinsip “go green” tidak hanya sekadar menjadi tajuk, sehingga terwujud dalam kegiatan nyata.

Usaha serupa coba dilakukan oleh Indonesian Black Car Community (IBCC) melalui program IBCC Go Green Lifestyle. Mereka berniat membantu upaya pelestarian lingkungan sembari berkegiatan kolektif. Terlebih, anggota komunitas kendaraan roda empat ini sering menyempatkan waktu untuk berkumpul dengan rekan-rekannya.

 Turing Komunitas IBCC

Semangat tersebut terlihat ketika IBCC melaksanakan kegiatan terbarunya, yakni turing menuju objek wisata Waduk Cirata pada Minggu (7/7/2019) lalu. Rombongan memulai perjalanan sejauh 78 kilometer yang berawal dari kawasan Cibubur dan berakhir di area Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata.

Kegiatan internal di wilayah Cianjur, Jawa Barat ini jadi kesempatan anggota komunitas tersebut untuk berpartisipasi menambah keasrian lingkungan lokasi sekitar PLTA. IBCC memiliki inisiatif untuk melakukan penanaman berbagai jenis bibit pohon di lokasi itu. “Bibit pohon ini sebagai jejak hijau dari komunitas IBCC. Diharapkan tumbuhnya pohon tersebut dapat bermanfaat bagi generasi mendatang,” ujar Ketua Umum IBCC, Agustinus Supratikno.

 

Langkah lain yang sesuai dengan nilai hidup ramah lingkungan ada ketika komunitas ini berkendara. Hal itu diwujudkan dengan menggunakan bahan bakar beroktan tinggi sesuai kebutuhan mesin. “Menggunakan bahan bakar seperti Pertamax atau Pertamax Turbo bisa menjaga efisiensi sekaligus menekan angka emisi kendaraan yang menyumbang polusi udara,” ujar Supratikno.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini