nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Negara Ini Sediakan Penyewaan Mobil Hanya Untuk Makan Siang

Medikantyo, Jurnalis · Kamis 11 Juli 2019 19:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 11 52 2077737 negara-ini-sediakan-penyewaan-mobil-hanya-untuk-makan-siang-3IRxSguyoz.jpg Mobil sewaan (foto: ist)

TOKYO - Salah satu cara yang diterapkan di negeri Sakura seperti patut dicontoh, dimana terdapat layanan penyewaan mobil yang bisa digunakan para pekerja kantoran yang ingin makan siang. Melalui penyewaan tersebut, para konsumennya bisa menggunakan sistem penyewaan denga hitungan jam saja.

Mobil sewaan tersebut uniknya tidak hanya digunakan para pekerja kantoran di Jepang untuk menuju restoran atau gerai makanan cepat saji. Dilansir oleh Asahi Shimbun, hal ini terungkap dari temuan para operator penyewaan mobil pada perilaku pengguna mereka. Bahkan sepanjang tahun lalu, setidaknya terdapat ratusan ribu pemesanan mobil yang sudah terbayar lunas tanpa penambahan jarak tempuh.

Berbagai alasan muncul usai operator seperti Orix Auto Corp. dan times 24 Co. melakukan survei pada pengguna mereka. Konsumen pun menjawab dengan beragam fungsi penggunaan yang cukup mengejutkan. Contohnya sebagai tempat menyantap bekal makan siang, belajar merias, menikmati serial televisi, hingga berlatih menyanyi dalam bahasa asing.

 

Salah satu konsumen menyebut dirinya memilih untuk menggunakan mobil sewaan untuk menyantap makan siang karena tidak menemukan tempat ideal. "Biasanya tidak ada tempat duduk tersisa setelah membeli kotak makan siang dari minimarket terdekat," kata salah satu responden survei.

Menggunakan jasa penyewaan mobil terbilang mudah dan murah di Jepang. Para pengguna dapat memilih kendaraan dan waktu penggunaan melalui aplikasi pada ponsel mereka. Bahkan, beberapa operator menyediakan pilihan waktu sewa minimal 30 menit, dengan biaya sekitar Rp50 ribu.

Diperkirakan tren penggunaan mobil sewaan untuk kegiatan di luar mengemudi atau perjalanan jauh akan meningkat. Hingga tahun ini, tingkat penyewaan mobil untuk kegiatan di luar perjalanan dan transportasi mencapai 15 persen dari seluruh pemesanan.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini