Modifikasi Honda Accord Setengah Miliar Mejeng di GIIAS 2019

Medikantyo, Jurnalis · Sabtu 27 Juli 2019 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 27 312 2084282 modifikasi-honda-accord-setengah-miliar-mejeng-di-giias-2019-jc6MEONrFE.jpg Modifikasi Honda Civic (foto: Ist)

TANGERANG - Venom Audio Indonesia sukses menarik perhatian pengunjung Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019. Selain menampilkan produk perangkat audio pada mobil maupun motor, mereka menampilkan unit modifikasi pada stand yang terletak dekat dengan pintu masuk pengunjung di Hall 10 ICE BSD.

Kendaraan yang digubah dengan cat warna ungu, agar sesuai dengan karakter merk penyedia perangkat suara tersebut, rupanya dibangun khusus untuk gelaran GIIAS tahun ini. "Ajang ini menjadi penampilan perdana dari mobil modifikasi ini. Pengerjaannya sudah berlangsung selama tiga bulan terakhir di Bandung," ujar staf Venom Audio Indonesia, Din Afriansyah.

 

Banyak pengunjung yang merasa penasaran dengan kendaraan modifikasi ini, tak jarang langsung mengambil gambar begitu memasuki area pameran di hall tersebut. "Banyak yang bertanya hingga menebak sebelum saya terangkan bahwa aslinya mobil ini adalah Honda Accord tahun 1994. Inspirasinya kami ambil dari salah satu kendaraan di film Fast and Furious 7," kata Din menjelaskan.

  

Tak pelak ide liar membangun kendaraan ini membutuhkan biaya besar. Mulai dari membangun eksterior mobil hingga pemasangan instalasi perangkat audio di depan maupun pada bagian bagasi mobil. "Total biaya yang dihabiskan mencapai Rp500 juta, untuk pemasangan soundsystemnya mencapai sekitar Rp100 juta," ujarnya menambahkan.

 

Mobil tersebut akan menjadi jagoan Venom Audio Indonesia, bersama Galaxy Auto Concept, dalam kontes modifikasi mobil hingga akhir tahun nanti. Meski puas dengan hasilnya, Din mengaku pihaknya menemui kendala dalam pembangunan mobil ini. "Terutama pada pemasangan kaca utama yang melengkung dari kap mesin hingga bagian tengah sempat pecah beberapa kali. Tadinya ada rencana menggunakan kaca sepenuhnya tetapi tidak ada yang sanggup mengerjakan," ucap Din.

Kendaraan ini menggunakan empat subwoofer double coil, enam speaker full range, empat tweeter horn, lima amplifier, lima power block, ditambah prosesor tata suara yang keluar dari speaker. Tidak heran jika mobil tersebut mampu membuat kegaduhan selama GIIAS. "Sempat ada teguran dari pengelola GIIAS karena sound system mobil tersebut menyala terlalu keras," ujar Din sembari tersenyum.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini