AHM Adu Kemampuan Instruktur Safety Riding ke-13 di Medan

Mufrod, Jurnalis · Selasa 30 Juli 2019 15:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 30 53 2085467 ahm-adu-kemampuan-instruktur-safety-riding-ke-13-di-medan-wzdXqZxj7j.jpg Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (foto: Ist)


JAKARTA – Mengusung tema "Cari Aman" menjadi fokus yang simultan dilakukan PT Astra Honda Motor dengan menyelenggarakan kompetisi tingkat nasional bagi seluruh instruktur safety riding dari tiap main dealer yang berada di seluruh Indonesia.

Astra Honda Safety Riding Instructors Competition sendiri, tahun ini diselenggarakan di Medan, program tahunan yang kini telah diselenggarakan sebanyak 13 kali. Dengan jumlah peserta mencapai 166 orang yang terbagi atas 18 instruktur kelas big bike, 54 instruktur kelas sport, 11 instruktur wanita kelas skutik, 20 tim instruktur Grup Main Dealer dan 6 tim instruktur Safety Riding Center.

 Safety riding instructors

Dealer-dealer Honda pun turut aktif dalam kampanye safety riding dengan menurunkan 28 advisor dealer. Selain itu, 38 advisor komunitas kelas sport dan 24 komunitas kelas skutik juga turut serta di ajang bergengsi tahunan ini.

 

Sebanyak 8 kelas dibuka pada kompetisi ini, yakni kelas instruktur kelas big bike, instruktur kelas sport, instruktur kelas skutik, instruktur group, advisor dealer, advisor komunitas kelas sport, advisor komunitas kelas skutik, serta kategori Safety Riding Center Main Dealer Honda.

Deputy General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan gelaran kompetisi AH-SRIC konsisten diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan keselamatan berkendara serta keterampilan para instruktur safety riding Honda.

 

“Para instruktur safety riding Honda merupakan salah satu ujung tombak AHM dalam mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk berperan aktif menciptakan budaya aman dan nyaman saat berkendara. Setelah usai menjalani kompetisi, mereka akan kembali aktif di tengah-tengah masyarakat dalam mengkampanyekan ilmu keselamatan berkendara yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan,” ujar Andy.

Secara khusus AH-SRIC juga bertujuan mengasah kompetensi para peserta dalam menyebarkan ilmu keselamatan berkendara kepada masyarakat luas, terutama pengguna sepeda motor.

Selain Low Speed balance Skill, para peserta juga di uji keterampilannya dalam berkendara melalui sesi praktik yang mencakup teknik pengereman, pengendalian kestabilan, pengoperasian sepeda motor dan posisi berkendara melalui uji Braking, slalom course dan Low Speed Balance Skill. Tidak hanya sesi praktik seluruh peserta juga mengikuti uji teori meliputi pengetahuan keselamatan berkendara serta kemampuan melakukan edukasi kepada masyarakat dengan beragam alat peraga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini