Mobil Ini Bisa Jadi Genset Rumah saat Mati Lampu

Mufrod, Jurnalis · Senin 05 Agustus 2019 12:36 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 05 52 2087818 mobil-ini-bisa-jadi-genset-rumah-saat-mati-lampu-2q5Bgifk9w.jpg Nissan Leaf (foto: Ist)

JAKARTA - Ditengah sulitnya pasokan listrik yang padam akibat perbaikan selama kurang lebih enam jam dan akan terus berlangsung membuat banyak masyarakat mengeluh akan dampaknya.

Meski genset menjadi solusi awal, di industri otomotif sendiri, produsen Nissan memiliki mobil yang berfungsi sebagai genset atau pensuplai untuk menyokong tenaga listrik rumah. Teknologi tersebut disebut sebagai Nissan Intelligent Integration yang tertanam pada mobil listriknya yakni Leaf.

 

Dengan kekuatan tenaga baterai mencapai 40 kilowatt hours ini mampu memberikan suplai tenaga listrik pada rumah yang tengah mengalami mati lampu. Daya yang tersimpan pada baterai bisa dengan mudah disalurkan melalui jaringan penerangan rumah yang dibutuhkan konsumen.

Teknologi yang disebut Nissan sebagai Intelligent tersebut, memastikan produk mobilnya mampu memberikan kemudahan bagi kehidupan manusia. Tak hanya ramah lingkungan, namun mobil ini juga bisa membantu memasok kebutuhan energi yang biasa digunakan manusia kesehariannya.

 

Meski saat ini Nissan belum memasarkan Leaf, namun mobil yang paling laris manis di pasar global ini, siap dipasarkan ke Indonesia mulai tahun depan. Kemampuan dan teknologi canggih yang ditanamkan pada mobil ini, diakui Nissan dirancang untuk mendukung seluruh kebutuhan pemiliknya.

Di pasar otomotif Jepang, Nissan Leaf yang sudah beberapa tahun dipasarkan, sempat menjadi penyelamat ditengah putusnya jaringan pasokan listrik yang terganggu akibat gempa bumi cukup besar yang melanda negara tersebut.

"Di Jepang, teknologi Nissan Leaf pernah digunakan oleh masyarakat setempat sebagai sumber energi yang dibutuhkan disaat aliran listrik terganggu," ungkap Head of Communication NMI Hana Maharani.

 

Sebagai kendaraan ramah lingkungan, Nissan Leaf dibekali dengan motor listrik yang mampu meletupkan tenaga mencapai 110 kW atau setara dengan 150 Ps, sedangkan torsinya mencapai 320 Nm. Kapasitas baterai sebagai sumber tenaga utamanya terbilang cukup besar yakni mencapai 40 KwH, yang mampu memberikan jarak jelajah hingga 400 km.

 

Baterai Nissan Leaf sendiri pada kondisi kosong dapat diisi dengan rentang waktu sekira 16 jam, sedangkan pada fasilitas fast charging hanya sekira 40 menit dengan posisi tenaga terisi 40 persen.

Nissan LEAF, kendaraan listrik paling populer di dunia, dengan angka penjualan global 360 ribu unit.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini