nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemilik Mobil Listrik Bisa Isi Tenaga Baterai Gratis di Dua Lokasi Ini

Mufrod, Jurnalis · Kamis 15 Agustus 2019 17:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 15 52 2092328 pemilik-mobil-listrik-bisa-isi-tenaga-baterai-gratis-di-dua-lokasi-ini-8KzajpWpPE.jpg Pengisian tenaga baterai mobil listrik BPPT (Foto: Ist)

JAKARTA - Resminya Peraturan Presiden terkait kendaraan listrik, membuat Indonesia akan mempercepat kehadiran mobil listrik di tanah air. Bagi pemilik mobil listrik, BPPT kini menawarkan pengisian tenaga baterainya secara gratis di dua titik pengisian tenaga listrik yang dibangunnya.

Kepala BPPT Hammam Riza, mengungkap bahwa kehadiran fasilitas fast charging station milik BPPT ini diharapkan memberikan solusi terhadap durasi pengisian kendaraan listrik.

 Pengisian tenaga baterai mobil listrik

BPPT telah siapkan dua Stasiun Pengisian Listrik atau Electric Vehicle Charging Station (EVCS), yaitu fast charging station 50 kW di BPPT Jakarta dan smart charging station 20 kW di B2TKE-BPPT Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Tangerang Selatan, dan di kantor BBPT Jakarta.

Saat ini fasilitas tersebut diberikan secara gratis dan sudah mulai digunakan dan dimanfaatkan oleh armada taksi yang menggunakan mobil listrik.

 

"Tentu ya ini tanpa berbiaya jika ada masyarakat yang ingin mengisi daya kendaraan listriknya.Dengan adanya EVCS BPPT diharapkan dapat menginisiasi tumbuh dan berkembangnya stasiun pengisian listrik di Indonesia serta mampu mendorong masyarakat untuk beralih dari penggunaan mobil berbahan bakar minyak ke mobil listrik," ungkapnya.

Diakui Hammam, Sumber energi stasiun pengisian kendaraan listrik inipun dikembangkan dengan menggunakan photovoltaic (PV) atau panel surya. Menurutnya, stasiun pengisi daya kendaraan listrik yang berada di Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) BPPT, di Kawasan Puspiptek Tangerang Selatan, sudah menggunakan panel surya tersebut.

 

Hammam pun berharap, kaji terap dan pengembangan fasilitas pengisi daya kendaraan listrik yang dilakukan BPPT ini, dapat menjadi motivasi khusus terkait percepatan program nasional kendaraan berbasis listrik.

"Betapa efisiennya taksi berbahan bakar listrik ini dibuktikan dengan kemampuannya menempuh jarak hingga lebih dari 300an kilometer, untuk mengisi ulang daya," paparnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini