nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sambut Era Elektrifikasi, DFSK Sudah Siap Secara Manufaktur

Medikantyo, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 20:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 20 52 2094496 sambut-era-elektrifikasi-dfsk-sudah-siap-secara-manufaktur-fi5ftuXnBH.jpeg Mobil Listrik DFSK Glory E3 (foto: Okezone)

JAKARTA - Peraturan Presiden terkait percepatan elektrifikasi kendaraan bermotor, mendorong kesiapan produsen seperti Dongfeng Sokon (DFSK). Terlebih, dengan langkah menunjukkan salah satu produk SUV listrik mereka Glory E3 pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Juli lalu.

Penampakan unit Glory E3 tersebut rupanya memancing ketertarikan pengunjung gelaran otomotif tahunan tersebut. “Kami melihat respons positif terhadap E3 dari masyarakat selama acara tersebut. Ke depan akan ada kesempatan unjuk gigi bagi model tersebut melalui pameran kendaraan elektrifikasi di waktu mendatang,” ujar Sales and Marketing Director PT Sokonindo Automobile, Alex Pan, di Sukabumi Selasa (20/8/2019).

Mobil Listrik 

Kesiapan untuk melakukan produksi massal kendaaran listrik pun sudah disanggupi oleh produsen asal Tiongkok tersebut. Terlebih dengan kesediaan fasilitas pabrik berteknologi 4.0 yang berada di Cikande, Banten. “Jika memungkinkan, kami bisa menunjukkan pabrik yang sudah lebih dulu beroperasi memproduksi mobil listrik di Tiongkok,” kata Alex menambahkan.

 Mobil Listrik

Peraturan Presiden (Perpres) mengenai percepatan mobil listrik diperkirakan sudah menyediakan dasar regulasi terkait produksi kendaraan terelektrifikasi di Tanah Air. Namun, penerapannya masih akan berjalan secara bertahap. Begitupun sejumlah aspek seperti insentif kepada produsen yang belum tertuang secara jelas.

DFSK juga masih mempelajari model elektrifikasi yang sesuai bagi mayoritas pengguna potensial mobil listrik ini. Terutama, mengenai sumber energi dari kendaraan tersebut seperti penggunaan paket baterai secara penuh ataupun model sumber energi lainnya.

 Mobil Listrik

Penelitian tersebut jelas membutuhkan waktu, sehingga bisa diterapkan kepada platform produk yang akan diproduksi. “Sebagai perusahaan, kami baru hadir selama dua atau tiga tahun. Nantinya dengan mendapat draft salinan keputusan Presiden itu, kami akan menyiapkan langkah terbaik terkait mobil listrik untuk masyarakat,” uja Alex menambahkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini