nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menerka Korelasi Menteri Jokowi Gunakan Mobil Hybrid dengan Perpres Kendaraan Listrik

Mufrod, Jurnalis · Kamis 22 Agustus 2019 12:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 22 52 2095172 menerka-korelasi-menteri-jokowi-gunakan-mobil-listrik-dengan-perpres-kendaraan-listrik-3Kaf3vyGTd.jpg Toyota Crown hybrid (foto: Ist)

JAKARTA - Ramai kabar terkait pengadaan mobil baru untuk jajaran Menteri di era Jokowi selanjutnya, sebuah proyek pengadaan mobil baru Menteri menyeruak dimana dalam anggaran Pagu paket mobil menteri tersebut mencapai Rp152.540.300.000.

Diketahui dari empat perusahaan yang masuk kriteria untuk mensuplai kendaraan dinas Menteri yakni PT Astra International yang menaungi Toyota dan BMW yang memiliki model mobil sedan sesuai dengan klasifikasi yang dibuat pemerintah. Bahkan sedan Toyota Crown hybrid digadang menjadi model mobil menteri di era Jokowi nantinya.

 Toyota Crown Hybrid

Jika model tersebut benar akan menjadi pilihan, hal ini diperkirakan akan menjadi langkah bagi pemerintah yang akan menggunakan mobil ramah lingkungan ditengah upayanya yang sedang mendorong hadirnya mobil listrik di pasar otomotif nasional.

Langkah penggunaan mobil hybrid sendiri merupakan upaya dari pemerintah yang telah mengikuti program terhadap penggunaan mobil ramah lingkungan yang digunakan para menterinya. Hal ini diprediksi dapat mendorong upaya pemerintah untuk bisa mengajak masyarakat menggunakan mobil ramah lingkungan.

 Toyota Crown Hybrid

Penggunaan mobil hybrid dari sedan Crown, juga akan menjadi langkah mulus dari Toyota yang saat ini masih mempertimbangkan loncatan pemerintah yang akan menghadirkan mobil listrik di tanah air.

Terlepas dari tender pengadaan mobil menteri, sebelumnya Executive General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto mengungkap diperlukan pemahaman bagi masyarakat di Indonesia terhadap fungsi dan pemahaman terkait kendaraan listrik yang harus berawal dari teknologi hybrid EV, Plug-In Hybrid EV, Battery EV, dan Fuel Cell EV.

"Pemahaman masyarakat mengenai kendaraan jenis EV perlu diperkuat agar masyarakat siap mengoperasikan secara aman mobil ramah lingkungan ini," katanya.

Untuk mobil jenis hybrid EV memang saat ini yang paling banyak ditawarkan produsen mobil, dimana mobil ini memiliki dua mesin penggerak roda yakni mesin konvensional bahan bakar bensin dan motor listrik. Kinerja keduanya bisa digunakan secara terpisah. Sedangkan sistem pengisian baterainya menggunakan energi kinetik baik dari rem maupun dari kinerja mesin konvensional.

 Toyota Crown Hybrid

Mesin plug in hybrid EV sendiri merupakan pengembangan dari teknologi hybrid, dimana sistem pengisiannya bisa dilakukan secara eksternal. Untuk mengisi tenaga baterai bisa diambil dari arus listrik yang ada di rumah maupun kantor.

Walaupun Toyota Crown hybrid nantinya akan menjadi pilihan bagi pemerintah yang digunakan pada jajaran menterinya. Langkah pemerintah tetap perlu di apresiasi, mengingat di era Presiden Jokowi sebelumnya, para Menteri terpilih masih menggunakan mobil bekas jajaran menteri di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini