Ibu Kota Pindah ke Kalimantan, Toyota Pelajari Potensi Perkembangan Pasar

Medikantyo, Jurnalis · Selasa 27 Agustus 2019 19:42 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 27 52 2097370 ibu-kota-pindah-ke-kalimantan-toyota-pelajari-potensi-perkembangan-pasar-mWBV9LMIGg.jpg Toyota Supra GR di GIIAS 2019 (Foto: Mufrod/Okezone)

JAKARTA - Rencana pemindahan kawasan Ibu Kota baru menuju wilayah Kalimantan Timur sudah diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pekan ini. Seiring dengan hal tersebut, tentunya akan ada kebutuhan terkait mobilitas masyarakat serta kebutuhan akan kendaraan bermotor.

Potensi kebutuhan kendaraan bermotor untuk menunjang mobilitas masyarakat, bisa berpengaruh pada ekspansi jaringan sejumlah merk di wilayah itu. "Ekspansi jaringan Toyota didasari oleh sejumlah faktor seperti tumbuhnya pasar dari segi penjualan atau perawatan," ujar Executive General Manager PT Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto.

 Veloz Avanza

Ia menambahkan dengan keluarnya keputusan tersebut, pemerintah sudah melakukan pertimbangan dengan matang. Pihaknya akan selalu mendukung keputusan pemerintah sebagai rencana yang bersifat positif.

Fasilitas produksi serta jejaring penjualan Toyota sendiri memang terpusat di daerah Jawa. Namun, bukan berarti pulau Kalimantan belum mendapat perhatian dari agen pemegang merk (APM) produsen asal Jepang tersebut. "Saat ini sudah ada tujuh dealer utama Toyota di Kalimantan Timur," ucap Fransiscus saat dihubungi Okezone.

 Supra GR GIIAS 2019

Peningkatan serta penambahan fasilitas pelayanan calon konsumen maupun pelanggan oleh Toyota mungkin dilakukan, segera setelah pemetaan potensi pasar selesai dilakukan. "Selama 2019 ini saja Kalimantan Timur menyumbang 2 persen penjualan Toyota di tingkat nasional. Sementara, region Kalimantan seluruhnya menyumbang penjualan sebanyak 5,4 persen," kata Fransiscus menambahkan.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini