nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kecelakaan Tol Cipularang Bisa Dihindari, Begini Caranya

Mufrod, Jurnalis · Senin 02 September 2019 15:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 02 52 2099647 kecelakaan-tol-cipali-bisa-dihindari-begini-caranya-pVKdv7L162.jpg Jarak pengereman aman (foto: Ist)

JAKARTA - Kecelakaan yang melibatkan 21 unit kendaraan yang terjadi di tol Cipularang menjadi tragedi yang mengerikan. Dari laporan kepolisian setempat tabrakan beruntun akibat truk berhenti mendadak.

Kejadian ini sebenarnya bisa terhindari dengan cara menjaga jarak aman ideal antara kendaraan. Karena jika menjaga jarak aman kendaraan dilakukan seluruh pengemudi kendaraan, akan membuat jarak pengereman ideal dan bisa terhindar terjadinya tabrakan antara kendaraan.

 Jarak Aman Pengereman

Menurut Rifat Sungkar, Direktur Utama Rifat Drive Labs, jika terjadi sesuatu yang menuntut pengereman mendadak, mobil baru benar-benar bisa berhenti paling cepat 2 detik. Rifat mencontohkan, dalam kasus pengereman mendadak, dibutuhkan waktu 0,5 sampai 1 detik mulai mata melihat kejadian lalu dilanjutkan ke otak untuk memerintahkan kaki menginjak pedal rem.

 Jarak Aman Pengereman

Ia menjelaskan, dengan melajukan kendaraan 100 kilometer per jam, artinya setiap detik kita sudah berpindah sejauh 27,7 meter. Banyak hal yang bisa terjadi dengan jarak dan di kecepatan itu.

Kemudian dari pedal rem diinjak dan sistem di mobil bekerja menahan roda juga membutuhkan waktu 0,5 sampai 1 detik. Terakhir, pengereman juga membutuhkan waktu untuk dapat memberhentikan mobil. Maka jika dalam kecepatan 100 km/jam, hampir 60 meter kendaraan masih melaju bebas ke depan.

 Jarak Aman Pengereman

Lalu, berapa jarak aman yang dianjurkan? Dalam teori defensive driving dijelaskan bahwa jarak aman minimal 3 detik. Mengapa dengan rumus waktu? Sebab melalui rumus ini, jarak aman akan menyesuikan kecepatan kendaraan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini