Hadapi Euro 7, Produsen Ini Bidik Pengembangan Baterai Baru

Medikantyo, Jurnalis · Minggu 08 September 2019 17:08 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 08 52 2102148 hadapi-euro-7-produsen-ini-bidik-pengembangan-baterai-baru-fZ7KU3hAl3.jpg Ilustrasi paket baterai buatan Bosch (Foto: Okezone.com/Istimewa)

BERLIN - Biaya produksi terbesar dalam perakitan kendaraan elektrifikasi terletak pada paket baterai yang digunakan. Anggapan tersebut coba ditekan oleh dua produsen ternama yakni Bosch dan CATL. Keduanya melakukan kerjasama dalam menyediakan sel baterai lithium-ion berstandar tinggi untuk industri otomotif.

Kesepakatan ini bernilai tinggi, mengingat status keduanya sebagai penyuplai terbesar paket baterai bagi kendaraan listrik saat ini. Paket baterai yang akan mereka produksi bersama memiliki kapasitas daya sebesar 48 V untuk kendaraan berbasis teknologi hybrid ringan.

 CATL Battery

Langkah tersebut merujuk model powertrain hybrid ringan yang cenderung berukuran lebih kecil dan ringan dibandingkan rangkaian mesin hybrid konvensional. Nantinya, rangkaian teknologi hybrid ringan ini bertugas memberi dukungan secara elektrik pada kerja mesin ICE pada putaran rendah.

Peran paket baterai 48 V buatan Bosch dan CATL akan terlihat secara signifikan menyediakan tenaga serta jarak jelajah tambahan untuk kendaraan tipe tersebut. Penggunaan teknologi hybrid ringan ini menjadi solusi bagi banyak produsen otomotif Eropa untuk memenuhi kebutuhan standar emisi Euro 7 (EU7) tahun depan.

Teknologi tersebut akan digunakan pada kendaraan tingkat pemula (entry level) untuk menekan emisi gas buang CO2 yang dihasilkan. Salah satu produsen yang akan menggunakan kebijakan tersebut adalah Volkswagen. Pabrikan asal Jerman itu memutuskan untuk mengenalkan teknologi hybrid ringan pada model Golf generasi terbaru.

Volkswagen meyakini tingkat konsumsi bahan bakar menurun 15 persen dengan pemakaian teknologi tersebut. Pendapat tersebut didukung oleh anggota dewan perusahaan Bosch, Dr Stefan Hartung. "Pemakaian paket elektrifikasi 48 V bisa jadi standar minimum untuk kendaraan di masa depan," ujarnya.

 Baterai BOSCH CATL

Sesuai dengan pernyataan Hartung itu, Bosch memperkirakan sebanyak 20 persen kendaraan memiliki paket baterai atau elektrifikasi hybrid pada 2025 mendatang. Angka tersebut sudah mulai meningkat cepat khususnya di daratan Eropa dan Tiongkok.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini