nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Produsen Komponen Lokal yang Sokong Produksi Mobil Esemka

Medikantyo, Jurnalis · Senin 16 September 2019 12:53 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 16 52 2105365 ini-produsen-komponen-lokal-yang-sokong-produksi-mobil-esemka-cWlhf56qZ3.jpg Peresmian fasilitas pabrik Esemka dihadiri langsung oleh Presiden Jokowi (Foto: Okezone.com/pool)

JAKARTA - Label mobil nasional melekat seiring peluncuran jenama Esemka melalui peresmian pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi (SMK) di Boyolali, Jawa Tengah. Uniknya, dalam momen tersebut Direktur PT SMK, Eddy Wirajaya enggan mengusung produk keluaran pabrikannya sebagai mobil nasional.

Eddy berkilah dengan menyebut aktivitas perusahaan yang dipimpinnya sebagai usaha produksi mobil secara penuh di Indonesia. Kalimat tersebut juga berupaya meredam cibiran publik usai ditemukan kemiripan Esemka Bima dengan model Changan Star buatan Tiongkok. "Definisi mobil nasional kan cukup luas. Jadi masyarakat jangan salah persepsi," ujarnya.

 Mobil Esemka

Melalui pernyataan dalam peresmian pabrik sekaligus peluncuran model Esemka Bima, awal bulan ini, Eddy memaparkan kandungan komponen buatan lokal dalam mobil tersebut. Kendaraan komersial dengan mesin berkapasitas 1.2 L itu disebut mengandalkan sekitar 60 persen komponen penunjang buatan dalam negeri.

Berdasarkan informasi yang diterima Okezone Otomotif, terdapat 27 komponen serta penunjang produksi yang disuplai oleh perusahaan lokal. Sejumlah penyedia komponen tercantum mengambil bagian memproduksi bagian penting dalam konstruksi kendaraan Esemka Bima.

Produsen tersebut antara lain PT INKA sebagai pembuat bagian sasis serta tangki bahan bakar, PT Cikarang Perkasa Manufacturing dengan bagian membangun blok mesin dan blok transmisi, kolaborasi PT IMS dan PT Santoso Cipta Dian Prima dalam membuat bagian grill, hingga ABC Bawen Karoseri yang membangun Bak angkut serta jok dalam kabin.

Presiden Jokowi dalam sambutannya sempat menyebut harapan terkait masa depan Esemka sebagai merk kendaraan nasional. Meski, komponen lokalnya tidak mencapai sasaran 80 persen. "Sebagai usaha pertama dengan brand dan principal dari Indonesia harus kita acungi jempol," ujarnya.

 Mobil Esemka

Pembelaan mengenai komponen lokal yang terkandung dalam Esemka juga datang dari Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto. Ia tidak mempermasalahkan tudingan kemiripan desain pada Esemka Bima, dengan menekankan adanya keterlibatan industri serta produksi yang berlokasi di Indonesia. "Yang paling penting adalah local content-nya. Kita mengambil konteks merk dan investor lokal dalam industri otomotif," ujarnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini