nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tips Aman Berkendara Jika Kehilangan Jarak Pandang Akibat Kabut Asap

Reven Rumenige, Jurnalis · Selasa 17 September 2019 12:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 17 87 2105836 tips-aman-berkendara-jika-kehilangan-jarak-pandang-akibat-kabut-asap-Ddci4eAtf9.jpg Kabut asap dalam safety driving (foto: ist)

JAKARTA - Seperti yang diketahui, bahwa saat ini Indonesia sedang mengalami kebakaran hutan yang cukup signifikan. Sumatera dan Kalimatan adalah kota-kota yang sedang mengalaminya. Peristiwa ini mempunyai dampak yang berbahaya untuk kesehatan dan juga keselamatan dalam berkendara.

Imbas dari peristiwa tersebut salah satunya adalah muncul kabut asap yang tebal. Mengakibatkan jarak pandang yang terbatas, kabut asap ini menggangu aktivitas di luar rumah. Berkendara adalah salah satu aktivitas yang sangat terpengaruh dengan adanya kabut asap ini, jarak pandang yang terbatas membuat para pengendara harus ekstra berhati-hati guna meminimalisir kecelakaan lalu lintas. Berikut adalah tips berkendara aman saat jarak pandang terbatas.

 Kabut Asap

1. Gunakan Lampu Dekat

Lampu dekat adalah opsi pertama saat jarak pandang mulai terbatas. Lampu dekat ini akan membantu pengendara agar dapat melihat jalan didepannya untuk lebih berhati-hati.

 kabut asap

2. Kurangi Kecepatan

Kurangi kecepatan saat jarak pandang terbatas untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, dengan pengurangan kecepatan maka pengendara kemunginan kecil tidak melakukan rem secara tiba-tiba.

3. Minimalkan Gangguan

Sebaiknya tidak memutar musik didalam mobil dan tidak bermain "handphone" saat jarak pandang mulai terbatas. Hal ini dapat menambah fokus saat berkendara dan segera buka sedikit jendela agar dapat mendengar instruksi dari pihak yang berwajib.

 kabut asap

4. Tetap Pada Jalur

Jangan sekali-sekali mengganti jalur pada saat seperti ini dan jangan pernah mendahulukan kendaraan yang ada didepan anda karena bisa menyebabkan kecelakaan akibat terbatasnya jarak pandang.

 Kabut asap

5. Jaga Pandangan

Pastikan pandangan tetap fokus pada jalur yang sedang dilalui, jangan terlalu sering menoleh ke kanan ataupun ke kiri karena hal tersebut membuat fokus anda buyar.

6. Gunakan "Wiper" Dengan Maksimal

Jika debu atau kabut menempel pada kaca depan segeralah mengaktifkan "wiper" dengan ditambah sedikit semprotan air agar kaca depan tetap bersih dan bisa berfungsi dengan maksimal.

 Kabut Asap

7. Bersabar Pada Kemacetan

Jangan tergesah-gesah saat menghadapi kemacetan apalagi ditambah jarak pandang yang tak menentu, jangan coba-coba untuk mendahulu kendaraan lain karena kita tidak mengetau jelas seberapa tebal kabut yang ada.

8. Jangan Memaksakan Kehendak

Alih-alih ingin cepat sampai pada tujuan malah terjadi hal yang tidak diinginkan, harus tetap bersabar dan apabila kabut semakin parah sebaiknya pengendara berhenti di tempat aman dan tidak melanjutkan perjalanannya.

Seorang pengendara harus mengetahui betul dengan kondisi yang sedang terjadi, entah mengalami peristiwa alam atau bukan. Dengan adanya peristiwa kabut asap ini jauh lebih baik untuk mengurungkan niat dari aktivitas yang dilakukan sehari-hari. Jika ingin diteruskan maka pengendara harus ekstra hati-hati agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini