nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ada Mobil Batman Dalam Konvoi Kendaraan Listrik di Jakarta

Ilham Satria Fikriansyah, Jurnalis · Jum'at 20 September 2019 19:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 20 52 2107442 ada-mobil-batman-dalam-konvoi-kendaraan-listrik-di-jakarta-MmCMafliEP.jpg Mobil listrik Batman ikut konvoi di Jakarta (foto: Ist)

JAKARTA - Menyambut gelaran Formula E yang rencananya akan dimulai pada tahun 2020 mendatang. Pemprov DKI Jakarta melakukan konvoi mobil listrik, salah satu mobil yang melakukan konvoi yakni mobil Batman atau Lowo Ireng asal Surabaya.

Mobil Batman tersebut dikembangkan langsung oleh kampus Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang diberi nama "Lowo Ireng." Disebut mobil salah satu tokoh hero ternama karena mobil listrik Lowo Ireng yang sekilas menyerupai dengan Batmobile milik superhero fiktif Batman ini ternyata memiliki tenaga yang cukup mumpuni. Juniono, salah satu tim pembuat mobil Lowo Ireng mengungkapkan mobil protitipe ini mampu melaju di jalan tol hingga kecepatan sebesar 140 km/jam, itupun hanya dengan menginjak setengah pedal gas saja.

 Lowo Ireng

"Mungkin bisa-bisa 200 km/jam (jika diinjak pedal gas secara penuh)" ungkapnya.

Lowo Ireng merupakan mobil bertenaga listrik dengan tenaga penggerak motornya menggunakan BLDC, kapasitas baterai pada mobil mencapai 90 kWh. Sementara pada bagian kontroller mobil dibuat bersama oleh pihak ITS di Surabaya.

Kapasitas baterai pada mobil listrik Lowo Ireng dapat menempuh jarak sejauh 80 km untuk sekali cas, sementara lama pengisian baterai tersebut sekitar 2-3 jam.

 Lowo Ireng

Sebelumnya mobil listrik Lowo Ireng pernah melakukan ujicoba dengan berkendara dari kota Surabaya - Jakarta dalam rangka mengikuti pameran IIMS 2019. Perjalanan tersebut ditempuh selama seminggu dan tidak mengalami kendala sedikitpun.

Namun Juniono mengatakan terdapat kesulitan dalam pengembangan mobil listrik Lowo Ireng ini yakni pada bagian Baterai mobil, sebab baterai mobil harus diimpor dari Tiongkok.

"Iya yang paling susah dan mahal itu baterai" ujarnya.

 Lowo Ireng

Diperkirakan dalam pengembangan mobil listrik selanjutnya timnya akan menggunakan baterai yang diproduksi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah untuk menghemat biaya.

Juniono mengatakan dengan adanya ajang Formula E di Jakarta dapat membawa industri otomotif luar negeri untuk masuk ke pasar Indonesia, termasuk dalam pengembangan kendaraan listrik karena Formula E juga mengusung tenaga listrik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini