nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Mobil Fuel Cell yang Sudah Ada Sejak 1966

Ardimo Harsa, Jurnalis · Selasa 24 September 2019 10:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 24 52 2108551 mengenal-mobil-fuel-cell-yang-sudah-ada-sejak-1966-rvdLCw3avg.jpg GM Electrovan (foto: Ist)

JAKARTA - Menipisnya cadangan bahan bakar minyak di dunia membuat berbagai perusahaan otomotif mulai berpikir untuk menggunakan sumber energi alternatif. Salah satu alternatif yang tengah dikembangkan sebagai sumber energi mobil merupakan fuel cell atau sel bahan bakar.

Berbeda dengan mobil listrik yang menggunakan baterai sebagai sumber daya listrik untuk menggerakan motornya, mobil fuel cell memperoleh energi listrik dari reaksi kimia antara hidrogen yang disimpan di dalam tangki dan oksigen yang diambil dari udara, Reaksi kimia ini tidak hanya menghasilkan energi listrik tetapi juga menghasilkan air.

 Toyota Mirai

Sejarah pengembangan fuel cell sendiri telah ada sejak tahun 1800-an, tetapi baru pada 1966 teknologi ini diaplikasikan ke mobil. Adalah General Motors yang mengembangkan Chevrolet Electrovan yang dianggap sebagai mobil pertama yang menggunakan fuel cell sebagai sumber energinya.

 Toyota Mirai

Teknologi fuel cell untuk mobil terus dikembangkan hingga akhirnya pada 2002, Toyota dan Honda menjadi pionir mobil fuel cell. Pada Desember 2002, kedua perusahaan ini menyerahkan mobil fuel cellnya ke kantor perdana menteri Jepang saat itu, Junichiro Koizumi. Koizumi kemudian melakukan uji jalan mobil ini.

Honda kemudian menjadi yang pertama meluncurkan mobil fuel cell untuk konsumen. Setelah dipamerkan pada Detroit Auto Show 2007 dengan nama FC Concept, Honda resmi meluncurkan FCX Clarity pada 2008 yang disewakan secara terbatas di Amerika Serikat dan Jepang. Toyota sendiri kemudian merespon dengan meluncurkan mobil konsep Toyota FCV-R di Tokyo Motor Show 2011 yang kemudian diproduksi dengan nama Mirai.

 Mobil hydrogen

Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan oleh mobil fuel cell, masih cukup banyak tantangan yang harus dilewati oleh mobil fuel cell dapat digunakan secara komersial. Selain biaya produksi mobil yang tinggi, di mana diperlukan sekitar 870 ribu dolar Amerika (sekitar 12 milyar Rupiah,) infrastruktur stasiun pengisian hidrogen pun masih sangat terbatas jika dibandingkan dengan stasiun pengisian listrik. Ada juga masalah teknologi seperti hasil reaksi kimia fuel cell yaitu air yang membeku ketika mobil digunakan pada suhu rendah atau musim dingin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini