nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua Gubernur Ini Tergoda Beli Esemka yang Baru Saja Meluncur

Aidha Widyastuti, Jurnalis · Jum'at 27 September 2019 17:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 27 52 2110104 dua-gubernur-ini-tergoda-beli-esemka-yang-baru-saja-mleluncur-2cXQRCne34.jpg Gubernur Jatim jajal mobil Esemka (foto: Ist)

JAKARTA - Setelah menjajal mobil Esemka milik PT Solo Manufaktur Kreasi yang dipamerkan dalam acara HUT Ke-74 provinsi Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa ikut ambil barisan untuk memiliki satu unit mobil buatan dalam negeri tersebut.

"Menurut saya mobil Esemka ini bagus, rencananya saya juga ikut mengantri untuk membeli satu unit," tuturnya.

 Mobil Esemka

Khofifah terkesan dengan tampilan dari mobil Esemka jenis Passenger car Garuda ini, bahkan ia telah memesannya sejak pertama kali diluncurkan. Soal harga, Khofifah harus mengeluarkan uang sekitar Rp 300 juta untuk dapat memiliki mobil buatan dalam negeri. Rencananya mobil Esemka ini akan ia gunakan sebagai kendaraan pribadi.

Tak hanya Gubernur Jatim, ternyata beberapa pejabat lain seperti salah satunya Gubernur Ganjar Pranowo juga tertarik untuk memiliki mobil Esemka Garuda.

 mobil esemka

Beliau mengatakan akan menggunakan mobil tersebut sebagai mobil dinasnya, bahkan ia juga akan mendorong seluruh pejabat yang ada di lingkungan Pemprov Jateng dan 35 Kabupaten/Kota untuk ikut menggunakan mobil Esemka.

Dilain kesempatan, belum lama ini Presiden Jokowi telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang mobil listrik dimana, salah satunya mengantur soal tingkat kompenen dalam negeri (TKDN) atau konten lokal sebagai prasyarat produk mobil listrik. Ini berarti pemerintah mendukung penuh pengembangan mobil listrik di Indonesia untuk meningkatkan efisiensi energi, ketahanan energi, dan konservasi energi sektor transportasi.

 Mobil esemka

Menyoal tentang Peraturan Presiden tersebut, Gubernur Jatim juga ikut menyinggung tentang mobil listrik di Indonesia, menurutnya diperlukan kerjasama untuk dapat menciptakan ekosistem mobil listrik sehingga perlu adanya edukasi dan sosialisasi. Hal ini penting untuk meningkatkan kesadaran juga pengenalan masyarakat terhadap mobil listrik.

Khofifah juga yakin jika kendaraan listrik sudah diproduksi secara massal di Indonesia akan memberikan efek positif salah satunya dapat mengurangi impor terhadap energi bahan bakar fosil secara signifikan dan menurunkan emisi gas rumah kaca.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini