nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mantan Bos Nissan Carlos Ghosn Diketahui Sembunyikan Dana Investor

Aidha Widyastuti, Jurnalis · Selasa 01 Oktober 2019 18:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 01 52 2111597 mantan-bos-nissan-carlos-ghosn-diketahui-sembunyikan-dana-investor-oO6WOuKeEA.jpg Ilustrasi Nissan GT-R (foto: Ist)

WASHINGTON - Kasus yang menimpah perusahaan Nissan dengan mantan CEO Carlos Ghosn berbuntut panjang. Regulator Amerika Serikat (AS), Securities and Exchange Commission (SEC) menuduh perusahaan otomotif asal Jepang yang dipimpin oleh Ghosn telah menyembunyikan lebih dari USD140 juta atau sekitar Rp 198 miliar. Diketahi Ghosn dan dewan bawahannya, Greg Kelly bekerja sama untuk menyembunyikan informasi ini dari pihak investor dan pasar.

Stephanie Avakian, co-direktur Divisi Penegakan SEC mengatakan, "Investor berhak untuk mengetahui bagaimana, dan berapa banyak, perusahaan memberikan kompensasi kepada para eksekutif."

 diler Nissan

Tuduhan yang ditujukkan ini berawal dari perubahan peraturan tahun 2010 oleh Badan Layanan Keuangan Jepang, dimana perubahan itu mengharuskan perusahaan untuk mengungkapkan total kompensasi seseorang pejabat perorangan atau direktur ketika jumlahnya USD 930 ribu atau lebih.

Menurut SEC, pada tahun fiskal yang berakhir 31 Maret 2010, menunjukkan kompensasi tahunan milik Ghosn mencapai sekitar USD 15 juta dan naik menjadi USD 22 juta pada Maret akhir 2018.

 Mantan bos Nissan Carlos Ghosn

Pada saat itu Ghosn, Kelly dan jajaran lainnya berusaha untuk menyembunyikan uang tersebut, salah satunya dengan lebih dari setengah kompensasi tahunan Ghosen tidak dilaporkan dalam pengungkapan sekuritas Nissan. Dalam kasus ini SEC mengklaim kompensasi disembunyikan itu sekitar USD 94 juta.

Selanjutnya, mereka memiliki cara untuk menyalurkan uang tersebut melalui berbagai entitas yang terikat dengan perusahaan Nissan seperti Renault-Nissan BV, namun sayangnya cara tersebut ditolak.

Tahun 2013, Ghosn dan Kelly menemukan cara lain untuk membayar eksekutif dengan menggunakan rencana insentif jangka panjang perusahaan. Cara lain yang dilakukan adalah menaikkan tunjangan pensiun Ghosn lebih dari USD 50 juta.

 Mantan bos Nissan Carlos Ghosn

Menurut SEC, untuk dapat memasukkan kenaikan pensiun dalam sistem akuntansi Nissan, baik Ghosn dan Kelly mengatakan bahwa telah terjadi kesalahan yang dilakukan oleh kantor Sekretariat Nissan.

Kasus yang menjerat Nissan, Ghosn, dan Kelly diselesaikan oleh otoritas AS, pekan lalu, dengan Ghosn menyetujui untuk membayar denda sebesar USD 1 juta atau sekitar Rp 14 miliar dan larangan menjadi pejabat atau direktur perusahaan publik di AS selama 10 tahun. Sementara, Greg Kelly mantan dewan yang membantu dalam kasus penipuan ini setuju untuk membayar denda sebesar USD 100 ribu dan larangan menjadi pejabat atau direktur perusahaan publik di AS selama 5 tahun.

 Pabrik Nissan

Nissan sebagai entitas perusahaan pun ikut menyetujui membayar sebesar USD15 juta atau sekitar Rp211,1 miliar.

Ghosn, Kelly, dan Nissan menyelesaikan tuduhan SEC tanpa harus mengakui atau menyangkal tuduhan yang dilayangkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini