nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jual Suzuki Jimny Lebih Mahal dari Harga Resmi, Begini Sanksi SIS untuk Konsumen

Medikantyo, Jurnalis · Jum'at 04 Oktober 2019 11:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 03 52 2112600 jual-suzuki-jimny-lebih-mahal-dari-harga-resmi-begini-sanksi-sis-untuk-konsumen-6oQ5NJ0ZJn.jpg Suzuki Jimny (foto: Okezone)

 

JAKARTA - Panjangnya antrian peminat model Suzuki Jimny terjadi di sejumlah kota besar Tanah Air. Maklum, pemesanannya sudah mencapai sekitar 2.000 unit dengan kapasitas pengiriman hanya sebesar 50 mobil per bulan. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) pun dengan berat hati menghentikan keran pemesanan sejak 1 September lalu.

Tingginya minat konsumen pada kendaraan tipe Sport Utility Vehicle (SUV) itu rupanya memunculkan spekulan dengan segemntasi khusus. Terdapat kabar sejumlah pelanggan yang sudah menerima unit Suzuki Jimny melepas mobilnya dengan harga lebih tinggi kepada konsumen lain. Hal ini jelas menjadi peluang menggiurkan bagi beberapa pihak untuk mengambil keuntungan.

 Suzuki Jimny

Gelagat ini pun sudah terdeteksi oleh PT SIS seperti terungkap dari penuturan 4W Sales Directornya, Donny Saputra. Pihak distributor rupanya tidak sungkan menjatuhkan sanksi secara administratif maupun sosial kepada pelanggan maupun dealer, yang memanfaatkan situasi terbatasnya pengiriman Suzuki Jimny ini.

 Suzuki Jimny

Kebijakan pengecekan latar belakang konsumen serta pencatatan data kendaraan menjadi bekal PT SIS untuk menanggulangi kejadian seperti itu. "Kalau misalnya ada unit Suzuki Jimny bocor di pasar, kami punya nomor rangka dan mesin serta melacak kepada siapa kendaraan tersebut dikirimkan. Nantinya kami bisa blacklist konsumen tersebut dan dealernya bisa tidak kebagian lagi unit Suzuki Jimny," ujar Donny.

 Suzuki Jimny

PT SIS mengaku tidak bisa menahan keinginan peminatan konsumen Suzuki Jimny melalui beberapa dealer, meski sudah menutup keran pemesanan. "Begitu juga, kalau misal ada penawaran dengan mengatasnamakan dealer menyebut bisa menghadirkan unit Suzuki Jimny lebih cepat tolong dilaporkan. Karena cara tersebut tidak sesuai dan mendapat otorisasi dari kami," kata Donny saat ditemui di kawasan BSD, Tangerang.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini