nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Calon Petinggi Baru Nissan yang Berasal dari Renault

Aidha Widyastuti, Jurnalis · Sabtu 05 Oktober 2019 07:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 04 52 2113058 mengenal-calon-petinggi-baru-nissan-yang-berasal-dari-renault-YqCzcbaTPt.jpg Ashwani Gupta calon pemimpin tertinggi Nissan (foto: Autocar)

YOKOHAMA - Produsen otomotif asal Jepang kembali mengumumkan tiga nama kandidat yang akan menggantikan posisi Hiroto Saikawa, terkait skandal keuangan yang terjadi di perusahaan Nissan. Sebelumnya perusahaan tersebut memiliki lima nama calon CEO ke-3.

Dilansir melalui situs europe.autonews, ketua dewan direksi, Jean Dominique Senard melakukan wawancara dengan ketiga kandidat secara langsung di Paris.

Kandidat yang bertemu langsung dengan Senard antara lain, Yasuhiro Yamauchi yang menjabat sebagai Chief Competitive Officer (COO) Nissan, Jun Seki sebagai wakil presiden yang mengawasi pemulihan kinerja, dan terakhir adalah Ashwani Gupta yang menjabat di mitra aliansi Nissan Mitsubishi Motors Corp sebagai chief operating officer.

 Bos baru Nissan

Dalam wawancara tersebut Senard mengangkat masalah terkait kemampuan dan kemauan Nissan untuk mempertahankan pembayaran dividennya. Selain itu, proses seleksi juga menyoroti perdebatan internal mengenai strategi Nissan di masa depan.

 Nissan

Dari ketiga nama kandidat untuk calon CEO baru, rumornya posisi tersebut akan dimenangkan oleh Gupta. Hal ini dikarenakan Renault memiliki 43,4% saham di Nissan. Sementara itu, Gupta telah lama bergabung dengan Renault sejak tahun 2006, dimana dahulu ia menjabat sebagai manajer pembelian untuk Renault India di Mumbai. Tak hanya itu, di bawah kepemimpinan Gupta, Renault berhasil menumbuhkan kendaraan komersial hingga setengah penjualan hanya dalam kurun waktu tiga tahun.

Meski begitu, masih belum bisa dibuktikan secara pasti apakah benar Gupta akan memenangkan posisi tersebut? Kita tunggu kabar pastinya di akhir Oktober yang menjadi batas penetapan pemilihan pemimpin baru untuk perusahaan Nissan.

 Nissan

Siapapun yang nantinya terpilih, CEO baru Nissan harus mampu menghadapi restrukturisasi dan memilih pilihan tersulit antara Cina dan Eropa untuk melakukan investasi, dimana kedua negara tersebut sedang menuntut lebih banyak kendaraan listrik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini