Mengenal Jajaran Kendaraan Taktis Buatan Indonesia yang Digunakan TNI

Ardimo Harsa, Jurnalis · Sabtu 05 Oktober 2019 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 05 52 2113277 mengenal-jajaran-kendaraan-taktis-buatan-indonesia-yang-digunakan-tni-LwgTGG1rNa.jpg Mobil militer Anoa (foto: Ist)


JAKARTA – Indonesia tak hanya dikenal memiliki kekuatan militer yang disegani berbagai negara, tetapi juga dikenal sebagai produsen peralatan militer. Selain senjata, peralatan militer lain yang mampu diproduksi Indonesia adalah kendaraan taktis (rantis.)

Rantis sendiri digunakan untuk berbagai keperluan, paling utama adalah mengangkut tentara di medan perang. Karena fungsinya sebagai pengangkut tentara, maka rantis harus memiliki kemampuan manuver yang baik, cepat, dan tentunya mampu menahan serangan musuh.

Beberapa perusahaan Indonesia pun tercatat membuat rantis dengan berbagai jenis. Berikut adalah rantis buatan Indonesia:

Kendaraan taktis TNI ` 

1. Pindad Anoa

Rantis buatan PT Pindad yang berlokasi di Bandung ini merupakan rantis berjenis APC (armoured personnel carrier.) Rantis ini tercatat sebagai rantis amfibi pertama yang dibuat di Indonesia.

Dari segi desain, rantis ini memiliki beberapa persamaan dari rantis VAB buatan GIAT, perusahaan asal Perancis. Akan tetapi, Pindad melakukan beberapa ubahan seperti di bagian kubah tempat penembak yang terpisah dari pengemudi dan suspensi yang lebih baik

 panser anoa

Untuk melajukan rantis seberat 14 ton, digunakan mesin buatan Renault MIDR 062045 berkonfigurasi 6 silinder segaris dengan turbo. Mesin diesel ini mampu menghasilkan 320 dk pada 2.500 rpm yang memungkinkan Anoa memiliki kecepatan maksimum 90 km/jam dan jarak tempuh 600 km.

Di bagian kaki-kaki, Anoa menggunakan suspensi berteknologi independen dengan torsion bar. Sementara soal ketahanan, rantis ini dilengkapi baja yang memenuhi standar level III NATO yang memungkinkan Anoa tahan peluru berkaliber 5.56 dan 7.62 mm.

Pindad juga membuat berbagai versi Anoa seperti versi ambulance, komando, logistik, armoured recovery, surveillance, dan pelontar mortir.

2. Bima M-31

Rantis yang satu ini merupakan rantis serbu dengan desain tubular. Dibuat oleh PT Cakra Tunggal Darma, Bima M-31 merupakan rantis yang berbasis dari pick up Ford Ranger. Oleh karenanya, spesifikasinya tak jauh berbeda, terutama soal mesin.

 Mobil militer Bima

Mobil ini memiliki wheelbase sepanjang 2930mm dengan dimensi lebar 2 meter, panjang 4.5 menter, dan tinggi 1.65 meter dengan bobot 1.5 ton. Bima M-31 juga dilengkapi ban beadlock 16 inci yang membuat kemampuan off-roadnya tak perlu diragukan.

Ditenagai mesin Duratorq TDCI (Turbocharged Diesel Common-rail Injection) dengan 16 katup berkapaisitas 2.2 liter bertenaga 150 dk dan torsi 375 nm yang dipadukan dengan transmisi manual 6 percepatan, Bima M-31 diklaim dapat melaju hingga 170 km/jam.

 mobil militer Bima

Selain versi tubular, Bima M-31 juga ditawarkan dengan varian berpintu dan atap kanvas. Bahkan pabrikan juga memberikan opsi pemasangan air conditioner.

3. Komodo ULV 1000

Rantis kelas buggy ini merupakan pengembangan dari buggy KIT 250 AT yang dibuat oleh PT Fin Komodo bersama Dislitbang TNI AD. Perbedaan paling jelas terlihat dari jumlah kursi yang kini menjadi 4 kursi.

Menggunakan rangka tubular, rantis yang didesain sebagai kendaraan pengintai ini memiliki panjang total 3350 mm dan lebar 1760 mm. Di bagian kaki-kaki, ULV 1000 dilengkapi suspensi depan berteknologi double wishbone independen dengan per keong. Rantis ini memiliki ground clearance setinggi 330 mm. Pengereman sendiri menggunakan rem cakram di keempat rodanya. Sedangkan bagian kemudi menggunakan sistem rack and pinion dengan electric power steering.

Bagian mesin menggunakan mesin 4 tak berkapasitas 975 cc dengan tenaga 68 hp yang telah menggunakan teknologi fuel injection dengan transmisi CVT. ULV 1000 juga dilengkapi angki bensin berkapasitas 30 liter.

Dengan bobot kosong 950 kg, rantis ini diklaim mampu melaju dengan kecepatan maksimum 100 km/jam

4. P6-ATAV

P6-ATAV (All Terrain Assault Vehicle) buatan PT Sentra Surya Ekajaya ini merupakan rantis yang didesain khusus untuk pasukan komando. Tercatat, salah satu penggunanya adalah Kopassus (Komando Pasukan Khusus) yang telah memesan 18 unit rantis yang dirakit di Tangerang

 Kendaraan Taktis TNI

Sekilas, desain tubular mobil ini mirip dengan rantis P3 Cheetah dengan dimensi sepanjang 4.6 meter, lebar 2.3 meter, dan tinggi 1.5 meter. Untuk menambah kemampuan offroadnya, rantis ini menggunakan suspensi independen dan dilengkapi dengan winch untuk menarik rantis apa bila terjebak di medan sulit.

Didesain sebagai rantis serbu, rantis ini dilengkapi berbagai dudukan untuk senjata yang terletak di atap dan bagian samping mobil.

Dapur pacunya sendiri ditenagai mesin turbo diesel 4 silinder 2.3 liter dengan tenaga 142 dk pada 3.400 rpm yang diletakan di belakang yang menyalurkan tenaganya ke 4 roda dengan transmisi otomatis. Mesin ini diklaim mampu melajukan P6-ATAV hingga kecepatan maksimum 120 km.

Dengan kapasitas tangki 120 liter, P6-ATAV diklaim mampu melaju sejauh 500 km dan dengan penggunaan ban run flat tyre, ia diklaim mampu berjalan walau ban kempis karena terjangan peluru.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini