nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BMW Group Indonesia Sanggah Wacana Penghentian Produksi Mobil Listrik i3

Medikantyo, Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 18:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 10 52 2115366 bmw-group-indonesia-sanggah-wacana-penghentian-produksi-mobil-listriknya-ro9MZkOTW3.jpg Model BMW i3 dalam acara peluncuran Formula E Jakarta beberapa waktu lalu (Foto: Okezone.com/Istimewa)

JAKARTA - BMW Group Indonesia menanggapi kemunculan kabar penghentian produksi mobil listriknya BMW i3, dari pihak prinsipal. BMW menyanggah isu tersebut, termasuk menekankan tidak ada kata suntik mati bagi lini produk i3 hingga sekarang. Model itu disebut memegang peran sebagai andalan kendaraan listrik produsen asal Jerman tersebut.

Sampai saat ini, BMW Group Indonesia menyebut tidak menerima informasi resmi seputar wacana penghentian produksi tersebut. "Nyatanya, kabar tersebut hanya mengacu pada sebuah sesi wawancara yang dilakukan pihak prinsipal," kata Director of Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'tania.

 BMW i3

Belum adanya konfirmasi secara resmi dari pihak prinsipal BMW Group tersebut menjadi pertanda bahwa pengembangan serta produksi model BMW i3 masih akan berlanjut. "Bahkan hingga saat ini, model BMW i3s jadi kendaraan listrik rilisan kami paling laku terjual di seluruh dunia," ujar Jodie.

Sejak diperkenalkan ke Indonesia dalam ajang GIIAS 2019 lalu, peminatan terhadap unit BMW i3 sendiri mampu menjaring segmen pelanggan khusus. "Saat ini pangsa pasarnya menyentuh pada kedutaan , korporasi, serta pengguna kendaraan yang mengutamakan kepraktisan. Terlebih dengan jarak jelajah hingga 300 Km, terlepas dari situasi lalu lintas," kata Jodie.

 BMW i3

BMW mengklaim kendaraan listrik ini tidak hanya ramah lingkungan karena modelnya sebagai kendaraan listrik. Sebagian besar komponennya bahkan dapat didaur ulang, termasuk komponen seperti jok serta suku cadang lain pada mobil tersebut. Banderolnya BMW i3s 120 Ah di Indonesia mencapai Rp1,3 miliar.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini