nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gelagat Produsen Otomotif Kembangkan Potensi Kendaraan Otonom

Medikantyo, Jurnalis · Sabtu 12 Oktober 2019 22:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 12 52 2116189 gelagat-produsen-otomotif-kembangkan-potensi-kendaraan-otonom-iG8F3LW2RJ.jpg Volkswagen sudah ungkap komitmen kembangkan teknologi mobil otonom (Foto: Okezone.com/Istimewa)

BERLIN - Pendekatan terhadap teknologi kendaraan otonom justru diawali riset beberapa perusahaan teknologi non-otomotif. Kebanyakan sudah memiliki modal terapan teknologi dalam membangun sistem kendaraan otonom pada tingkatan tinggi, seperti Google yang telah secara lanjut membangun kendaraan Alphabet Waymo.

Potensi teknologi kendaraan otonom sendiri bukannya tidak disadari oleh produsen otomotif dunia, yang sudah menyatakan tekad pengembangan sistem lebih lanjut. Kemunculan visi untuk membangun teknologi dengan platform khusus bahkan telah dicanangkan, dengan beberapa produsen seperti Tesla telah berkomitmen mengoperasikan kendaraan otonom secara luas.

 Mobil Otonom

Optimisme untuk bersaing dengan perusahaan teknologi dalam ranah kendaraan otonom salah satunya diungkapkan oleh Volkswagen. "Jerman memang memiliki kekurangan modal pengembangan struktur teknologi penting penopang kendaraan otonom. Tetapi, kami punya niat dan kesempatan untuk mengejar karena persaingan belum usai," ujar CEO Volkswagen, Herbert Diess.

Sang bos bahkan meyakini jika Volkswagen dapat memegang peran penting, dalam penerapan teknologi dalam ranah kendaraan otonom. "Pihak kami sudah berpengalaman menyusun pemrograman kendaraan dalam skala besar. Mobil otonom buatan kami sudah seharusnya menggunakan teknologi hasil pengembangan sendiri," kata Diess kepada laman resmi Volkswagen.

Prinsip pergeseran mobilitas menjadi pendorong peralihan perhatian dari produsen kendaraan bermotor, terlebih dengan potensi kepadatan populasi perkotaan dan jalan di masa depan. "Anda membutuhkan kendaraan sempurna yang menyediakan kenyamanan dan ruang privat saat berkendara," ujar Diess menambahkan.

Konsep serupa diamini oleh produsen asal Jepang, Toyota, saat meluncurkan ekosistem kendaraan otonom tahun lalu. Konsep kendaraan bertajuk e-Palette menjadi rancangan dari Toyota dalam memenuhi kebutuhan mobilitas multi moda, dalam bentuk kendaraan otonom. Peluncuran tersebut juga menandai komitmen pembaruan nilai produk, terlepas dari produksi kendaraan konvensional.

 Mobil Otonom

Langkah ini mengantarkan Toyota memasuki periode penerapan teknologi terbarukan dalam produksi kendaraan, selain elektrifikasi dan konektivitas kendaraan. "Toyota berkomitmen untuk membuat banyak mobil berkualitas, selain berevolusi dalam menyediakan solusi mobilitas berkelanjutan yang tidak kalah penting kepada konsumen," ujar Presiden Toyota Motor Corporation, Akio Toyoda, tahun lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini