Pengaruh Industri Otomotif Dalam Kabinet Baru Pemerintahan

Mufrod, Jurnalis · Sabtu 26 Oktober 2019 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 26 52 2122008 pengaruh-industri-otomotif-dalam-kabinet-baru-pemerintahan-msOTMZdMyF.jpeg Pameran mobil GIIAS (foto: Mufrod/Okezone)


JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) baru saja merevisi target penjualan 2019 yang awalnya 1,1 juta unit menjadi 1 juta unit hingga akhir tahun nanti. Revisi penjualan dikarenakan melambatnya penjualan periode Januari-Agustus 2019. Meski demikian Gaikindo optimis dengan dukungan pemerintah melalui perubahan kabinet yang baru saja dilantik.

Dengan perubahan kabinet tersebut, kedepan industri otomotif Indonesia diyakini Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi tidak akan berdampak terhadap berjalannya industri otomotif yang sudah ada. Bahkan dirinya optimis dengan kabinet baru ini mampu memberikan kepastian terhadap perkembangan industri otomotif nasional.

 Pabrik mobil

"Perubahan kabinet yang baru, sangat kita dukung dan optimis akan memberi dampak positif terhadap perkembangan industri otomotif kedepannya," ungkap Nangoi saat ditemui di Medan, Sumatera Utara beberapa waktu lalu.

 Industri otomotif

Dirinya menyebutkan, hadirnya beberapa Menteri baru yang telah dilantik justru akan membawa trend positif karena Presiden Jokowi telah menempatkan posisi menteri yang memang memiliki kemampuan baik untuk bisa memajukan industri otomotif nasional.

Meski terjadi penurunan penjualan tahun ini, dimana selama periode Januari-Agustus hanya mencapai 83.209 unit sedangkan periode sama tahun lalu mencapai 100.471 unit. Dinilai terjadi karena banyak faktor, terlepas dari konstalasi politik pasca pemilu yang baru saja diselenggarakan.

 Industri otomotif

Namun menjelang akhir tahun, banyak produsen yang akan menawarkan program khusus untuk menghabiskan stok mobil produksi 2019. Kondisi tersebut tentu akan mendongkrak angka penjualan di penghujung tahun ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini