nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Prediksi Produsen Pelumas soal Trend Kendaraan Elektrifikasi

Medikantyo, Jurnalis · Kamis 31 Oktober 2019 21:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 31 52 2124295 prediksi-produsen-pelumas-soal-trend-kendaraan-elektrifikasi-jCettlkwyQ.jpg Mobil listrik Selo buatan Indonesia (foto: ist)

JAKARTA - Era kendaraan elektrifikasi sudah dicanangkan oleh pemerintah dengan mengeluarkan Perpres Nomor 55 Tahun 2019 beberapa waktu lalu. Terbentuknya regulasi serta arahan percepatan elektrifikasi kendaraan di Idonesia, memungkinkan produsen segera menghadirkan lini mobil listrik ke Tanah Air.

Potensi hadirnya model kendaraan listrik mengurangi konsumsi bahan bakar fosil, dengan peralihan teknologi dari mesin konvensional secara bertahap. Selain itu, hadirnya kendaraan berteknologi listrik penuh berdampak kepada penggunaan komponen yang sebelumnya terdapat pada mesin konvensional.

 mobil listrik

Begitu juga kebutuhan akan pelumas mesin kendaraan yang nantinya akan jauh berkurang. Pasalnya, model kendaraan dengan teknologi elektrifikasi tidak membutuhkan banyak cairan pelumas. Seiring, pergeseran penggunaan rangkaian penggerak dari sistem piston menjadi motor listrik di masa depan.

Pergeseran teknologi kendaraan itu, rupanya belum dikhawatirkan mengganggu bisnis produsen pelumas. Walau produsen tersebut merupakan turunan usaha dari industri perminyakan. "Kekhawatiran itu terbilang masih jauh. Potensi industri pelumas masih ada," ujar Presiden Direktur PT Federal Karyatama, Patrick Adhiatmadja. saat ditemui Kamis (31/10/2019).

 Mobil listrik

Produsen yang mengusung merek Mobil Lubricants Indonesia ini menganggap varian produk pelumas terbilang beragam di berbagai sektor, sehingga tidak terbatas mengandalkan produk pelumas mesin roda empat. "Produknya lengkap sampai untuk kebutuhan industri, bahkan langkah akuisisi Mobil terhadap Federal menambah kemampuan kita melayani segmen pasar roda dua," ujar Patrick.

(muf)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini