Pendekatan Melalui Kendaraan Komersial, Pilihan Cerdas Produsen di Pasar Otomotif Indonesia

Medikantyo, Jurnalis · Minggu 10 November 2019 17:57 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 10 52 2128039 pendekatan-melalui-kendaraan-komersial-pilihan-cerdas-produsen-di-pasar-otomotif-indonesia-pWLI1q1YeQ.jpg Model berpose dengan model kendaraan Mahindra Scorpio Pikap dalam peluncuran bulan lalu (Foto: Okezone.com/Medikantyo Adhikresna)

JAKARTA - Pasar otomotif Indonesia dinilai masih mendapat sokongan luas dari kebutuhan transportasi masyarakat di sektor komersial. Sehingga, langkah untuk memperkenalkan diri dengan model kendaraan angkut menjadi solusi membangun reputasi di pasar otomotif Tanah Air.

Keputusan mengenalkan diri dengan modal kendaraan tipe komersial bukan menjadi hal asing bagi produsen saat datang ke Indonesia. Bahkan, selain produsen luar negeri, rintisan merek kendaraan buatan nasional yakni Esemka menggunakan platform pikap Bima untuk menarik minat konsumen.

 Esemka

Hal itu terbukti dengan memperoleh kepercayaan sejumlah pihak seperti kalangan militer (TNI AU) maupun lembaga pemerintahan. "Mulai dengan pikap terbilang smart banget, karena produsen terbukti bertahan dengan jualan mobil komersial," ujar pengamat otomotif, Bebin Djuana kepada Okezone Otomotif.

Produsen asal luar negeri yang mulai berkecimpung di pasar otomotif lokal seperti Mahindra juga mengawali pendekatannya dengan kendaraan jenis pikap. Mobil dengan nama Scorpio pikap tersebut meluncur dengan varian mesin empat silinder berkapasitas 2.2 L yang tersedia dalam tipe single dan double cabin.

Bebin masih percaya pertumbuhan kebutuhan kendaraan jenis komersial Indonesia, terlebih potensinya belum sepenuhnya tergali produsen. "Potensi kendaraan komersial kendaraan besar terutama untuk tingkat daerah pedesaan, yang bahkan di pulau Jawa belum terpenuhi," katanya menjelaskan.

Pengalaman pribadi Bebin dalam mencari kendaraan komersial juga menjadi sudut pandang tersendiri mengenai suplai produk kendaraan angkut itu di pasaran. Bebin mengaku pernah harus menunggu selama tiga bulan sebelum mendapatkan unit baru kendaraan komersial di Jakarta.

 Mahindra

Hal tersebut menggambarkan bagaimana pendekatan dengan produk komersial masih dirasa tepat untuk masuk ke pasar otomotif Tanah Air. "Saya sengaja singgung Esemka karena memang kebutuhannya luar biasa, walaupun sempat memulai menghadirkan mobil jenis penumpang," ujar Bebin di kawasan Senayan, beberapa waktu lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini