Lamborghini Perkenalkan Teknologi Superkapasitas sebagai Pengganti Baterai Konvensional

Aidha Widyastuti, Jurnalis · Selasa 12 November 2019 12:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 12 52 2128763 lamborghini-perkenalkan-teknologi-superkapasitas-sebagai-pengganti-baterai-konvensional-UufMautLHY.jpg Lamborghini bertenaga listrik (foto: Ist)

ITALIA – Lamborghini baru-baru ini telah mengumumkan kerja sama dengan Massachusetts Institute of Technology (MIT) dalam pengembangan teknologi superkapasitor terbaru yang akan digunakan untuk supercar terbaru mereka, demikian diberitakan Motor Authority.

Dalam rilis pers yang diberikan Lamborghini, mereka menyatakan telah mematenkan material sintetis baru yang akan digunakan dalam superkapasitor generasi selanjutnya yang diperkirakan akan menggantikan baterai konvensional sebagai medium penyimpanan daya listrik di mobil hybrid.

 Lamborghini

Lamborghini sendiri bekerja sama dengan MIT dalam pengembangan superkapasitor yang berbasis dari konsep “Metal-Organic Frameworks.” Dikatakan Lamborghini, struktur molekul dari material ini cocok digunakan sebagai bahan komponen superkapasitor karena material ini memaksimalkan luas area yang dapat terisi oleh tegangan listrik. Dengan teknologi ini, kapasitas superkapasitor pun dapat dua kali lebih besar.

 Lamborghini

CEO Lamborghini Stefano Domenicali menyatakan “Riset bersama dengan MIT benar-benar memenuhi nilai-nilai kami dalam menghadapi masa depan: masa depan di mana hibridisasi akan semakin diminati dan dibutuhkan.”

Paten yang diajukan oleh Lamborghini merupakan hasil riset 2 tahun antara Lamborghini dan MIT di Italia dan Massachusetts. Kedua pihak juga sepakat untuk melanjutkan kerja sama hingga 3 tahun mendatang untuk mengintegrasikan material baterai ini ke dalam kendaraan dan menciptakan purwarupa baterai yang mampu mengombinasikan penyimpanan energi yang besar dengan fleksibilitas dan integritas struktur yang baik.

 Lamborghini

Teknologi superkapasitor sendiri digadang-gadang memiliki banyak keunggulan. Selain lebih kecil dan ringan, superkapasitor juga lebih efisien ketimbang baterai konvesional. Dengan rasio pengisian dan pelepasan daya sebesar 1:1, superkapasitor dianggap lebih efektif sebagai sarana penyimpanan energi kinetik yang terbuang di mobil hybrid. Tak cuma itu, dengan siklus pengisian dan pelepasan daya yang lebih tinggi serta penyaluran energi yang lebih cepat, superkapasitor juga cocok diaplikasikan di supercar hybrid.

Lamborghini sendiri telah menggunakan superkapasitor untuk supercar hybrid mereka yang bernama Sian. Supercar bertenaga 807 dk ini memiliki motor listrik bertenaga 34 dk yang terletak di transmisi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini