nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Sindrom Highway Hypnosis bagi Pengemudi Mobil

Ilham Satria Fikriansyah, Jurnalis · Selasa 12 November 2019 17:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 12 52 2128911 mengenal-sindrom-highway-hypnosis-bagi-pengemudi-mobil-wI2fMfGe1O.jpg Jalan tol lurus panjang yang bisa akibatkan syndrom highway hipnosis (foto: PUPR)

JAKARTA - Berkendara di jalan tol atau jalan non tol yang lurus seringkali memberikan kemudahan bagi para pengendara, sebab mobil hanya melaju lurus tanpa perlu menggerakan setir kemudi terlalu banyak.

Namun jangan salah, berkendara di jalanan yang lurus dan panjang justru memiliki resiko kecelakaan yang sama besarnya dengan berkendara di kondisi jalanan yang berliku.

 jalan lurus bikin jenuh

Resiko yang biasanya dialami oleh pengedara disebut sebagai sindrom "Highway Hypnosis," dimana seorang pengemudi merasa terhipnotis dan kehilangan kesadaran sesaat akibat berkendara terlalu lama dengan kondisi jalanan yang lurus.

 Jalan lurus

Menurut Training Director Jakarta Defensive Driving Center (JDDC), Jusri Pulubuhu mengungkapkan bahwa sindrom Highway Hipnosis ini sering terjadi ketika pengemudi mulai merasa bosan dan lelah ketika berkendara jauh.

Hal tersebut menyebabkan pengendara menjadi kehilangan konsentrasi saat menyetir dan menimbulkan resiko kecelakaan yang sangat besar.

Dirinya juga mengatakan highway hypnosis tidak terjadi ketika melewati jalanan yang lurus dan panjang seperti jalan tol saja, namun sering juga dialami jika sang pengendara melewati rute atau jalur yang sama selama bertahun-tahun.

 Jalan lurus panjang

"Sering juga terjadi bagi para pengendara commuter semisal ingin pergi dari rumah ke kantor dan melewati rute atau jalan yang sama, sehingga tingkat kewaspadaan mengurang dan terkadang hilang konsentrasi," ujarnya ketika diwawancara oleh Okezone.

 Jalan lurus panjang

Bahkan tak jarang beberapa pengemudi mengalami microsleep atau tertidur sejenak. Hal ini biasanya timbul akibat rasa lelah ketika mengemudi terlalu lama tanpa diselingi dengan istirahat sejenak.

Tentunya jika hal tersebut terjadi sangat membahayakan bagi para pengendara khususnya bagi para pengemudi yang menempuh perjalanan jauh.

 Mengemudi di jalan panjang

Selain itu diperlukan juga stamina dan fisik yang kuat agar para pengemudi terhindar dari microsleep saat berkendara, dan tentu dapat mengurangi resiko terjadinya kecelakaan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini