nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Plus Minus Bahan Bakar Hydrogen & Listrik untuk Kendaraan

Nizar, Jurnalis · Rabu 20 November 2019 14:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 20 52 2132179 plus-minus-bahan-bakar-hydrogen-listrik-untuk-kendaraan-oFJJI7ljn9.jpg BMW Hydrogen (foto: ist)

JAKARTA - Ditengah sulitnya bahan bakar minyak yang diprediksi kian menipis cadangannya, industri otomotif mulai mencari alternatif baru yakni bahan bakar hydrogen dan listrik sebagai penggantinya. Industry otomotif kini sedang berlomba untuk menguji mobil berbahan bakar yang menggunakan hidrogen. Selain mobil yang berbahan bakar listrik, mobil yang menggunakan hidrogen menjadi salah satu opsi menarik sebagai energi pengganti.

Meski saat ini kebanyakan industri otomotif menggunakan listrik sebagai bahan bakarnya, ada 2 pabrikan asal Jepang yang mengusung hydrogen sebagai bahan bakarnya. Seperti Toyota dengan Mirai-nya dan Hyundai dengan Nexo-nya.

 Mobil listrik

Beberapa pabrikan asal Eropa juga tak mau kalah dengan menggunakan hydrogen sebagai bahan bakarnya. Seperti Mercedes dengan model GLC F-Cell SUV dan BMW X5 yang berbahan bakar hydrogen yang akan diluncurkan pada tahun 2022.

 Toyota Mirai

Mobil yang berbahan bakar hydrogen ini dinilai lebih efisien dibanding dengan mobil yang menggunakan bahan bakar listrik. "Jika tak berhati-hati, kita akan berakhir dengan mobil berbaterai besar yang mana lebih berat, sehingga ketika melaju di autobahn jarak tempuhnya akan berkurang juga. Oleh karena itu teknologi lain harus masuk, yang berpotensi besar adalah hidrogen," ujar kepala teknis Jaguar Land Rover, Nick Rogers.

Keunggulan hydrogen ini dapat dilihat dari Hyundai Nexo, mobil ini dapat menempuh sejauh 414 mil atau sekitar 666 km. keunggulan lainnya mobil hydrogen saat mengisi bahan bakar bisa secepat mengisi bensin. Sementara, mobil listrik harus mengecas energinya dalam waktu yang lama dan jarak tempuh yang dinilai masih kurang efisien dibanding dengan mobil hydrogen.

 mobil hydrogen

Dari segi biaya, saat ini setiap energi cell mengandung 30-60 gram platinum murni. BMW mengatakan bahwa untuk satu powertrain energi cell 10 kali lipat lebih mahal dibanding mobil listrik yang berkapasitas sama. Sementara di Inggris, salah satu perusahaan bus ‘Wrightbus’ hampir mengalami kebangkrutan karena mahalnya biaya yang dikeluarkan.

Selain biaya, mengubah hidrogen menjadi air juga melewati metode yang kompleks. Untuk menghasilkan air itu sesungguhnya mobil hidrogen membutuhkan energi listrik yang besar. "Itu baru masuk akal jika hidrogen dibuat dengan energi terbarukan," tambah Rogers.

 Mobil listrik

Di segi infrastruktur seperti tempat pengisian bahan bakar, Inggris misalnya saat ini baru memiliki 12 titik dan California memiliki 40. di California masalah keamanan tempat pengisian pun diragukan setelah salah satu stasiun pengisian hidrogen meledak.

Bahan bakar ini diprediksi akan mengisi pasar khusus di mana baterai tak mampu memenuhinya. Untuk kedepannya konsumen membutuhkan mobil yang dapat ditempuh dengan jarak yang jauh serta pengisian bahan bakar yang cepat dan tanpa mengeluarkan emisi sekalipun.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini