Mengenal Water Injection yang Mampu Bikin Mobil Irit BBM

Ardimo Harsa, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 21 52 2132657 mengenal-water-injection-yang-mampu-bikin-mobil-irit-bbm-uVI5JMgBYW.jpg teknologi water injection (foto: Ist)

JAKARTA – Berbagai cara dilakukan pabrikan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi emisi gas dari mesin bensin. Salah satu teknologi yang tengah dikembangkan untuk mencapai hal tersebut ialah sistem water injection. Pertama digunakan oleh BMW pada 2016 di varian M4 GTS, teknologi ini kini mulai diaplikasikan ke kendaraan lain seperti mobil drag race.

Dikutip dari Autocar, cara kerja sistem water injection ini adalah dengan menyemprotkan air ke dalam ruang bakar sesaat bensin masuk ke dalam ruang bakar. Fungsi air ini adalah untuk mendinginkan ruang bakar sehingga tenaga yang dihasilkan oleh mesin bisa lebih optimal.

 water injection

Secara garis besar, sistem water injection ini tak berbeda jauh fungsinya dengan intercooler pada mesin turbo yang umum digunakan saat ini. Perbedaannya, intercooler hanya mendinginkan udara yang masuk ke dalam ruang bakar.

 Teknologi water injection

Water injection pun memiliki beberapa keunggulan dibanding intercooler. Selain mendinginkan udara yang masuk ke ruang bakar, sistem ini juga mendinginkan ruang bakar sehingga pabrikan bisa menambah tekanan turbo dan mengatur waktu pengapian lebih maju sebelum terjadinya knocking. Hal ini akan membuat tenaga serta efisiensi mesin meningkat.

Keuntungan lain dari teknologi ini adalah berkurangnya emisi nitrogen oksida (NOx) yang berbahaya bagi lingkungan. Gas NOx sendiri tercipta ketika nitrogen di dalam udara yang digunakan mesin untuk pembakaran teroksidasi dengan oksigen yang berada di ruang bakar bersuhu tinggi. Dengan mengurangi suhu di ruang bakar, maka emisi NOx dapat berkurang.

 Teknologi Water Injection

Teknologi water injection sendiri dikembangkan oleh Bosch dengan BMW dan diklaim tak hanya bisa digunakan oleh mesin 6 silinder, tetapi juga mesin 3 dan 4 silinder. Bosch sendiri mengklaim mesin hanya membutuhkan beberapa ratus mililiter air untuk berjalan sejauh 100 km dengan sistem ini.

 Teknologi Water Injection

Dengan klaim efisiensi hingga 13%, sistem yang mulai ditawarkan mulai 2016 ini masih belum digunakan secara massal. Namun dengan regulasi emisi yang semakin ketat di seluruh dunia, bisa jadi ke depannya sistem ini akan mulai digunakan oleh pabrikan lain.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini