nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sirkulasi Udara dan Suhu Kabin Sebabkan Pendingin Udara Mobil Tak Maksimal

Medikantyo, Jurnalis · Kamis 21 November 2019 09:51 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 21 87 2132546 sirkulasi-udara-dan-suhu-kabin-sebabkan-pendingin-udara-mobil-tak-maksimal-oPkXuFSr2j.jpg Mobil yang terparkir dalam kondisi terpapar sinar matahari terik memiliki kemungkinan pendingin udaranya tak bekerja maksimal (Foto: Okezone.com/pool)

JAKARTA - Komponen pendingin udara pada mobil sangat diandalkan untuk meningkatkan kenyamanan pengendara, utamanya ketika cuaca terik. Sayangnya tidak jarang sistem ini tidak bekerja maksimal saat dibutuhkan, walaupun sudah dinyalakan dengan posisi indikator berada di titik maksimal.

Kondisi ini rupanya dipengaruhi oleh temperatur udara luar, yang berimbas pada kondisi serta sirkulasi udara dalam kabin. Utamanya, saat pemilik kendaraan menaruh mobilnya pada posisi parkir yang menyebabkan mobilnya terkena cahaya matahari dalam jangka waktu cukup lama.

 Mobil

Terdapat langkah sederhana yang bisa dilakukan oleh pengendara untuk mengembalikan performa pendingin udara, sehingga bekerja secara maksimal. Yakni, menormalkan sirkulasi udara dalam kendaraan dengan membuka jendela secukupnya selama beberapa saat, lebih bagus dilakukan sambil berkendara.

Sembari tetap menyalakan pendingin udara sembari berkendara, aliran udara dalam kabin akan terganti berkat celah yang terbuka. "Dampaknya terasa juga dengan penurunan suhu udara dalam kabin, sehingga pendingin udara tidak bekerja terlalu keras," ujar Technical Service Division Head, PT Astra Daihatsu Motor, Anjar Rosjadi.

Pemilik mobil turut disarankan mencari tempat parkir yang cenderung teduh, agar suhu kendaraan tidak meningkat terlalu drastis saat ditinggal dalam waktu lama. "Begitu juga dengan posisi jendela yang dibuka sedikit agar sirkulasi udara bisa berjalan lebih lancar," kata Anjar menambahkan.

Faktor lain yang menjadi penyebab kendala pendingin udara kurang bekerja dengan maksimal, adalah debu kotoran pada bagian evaporator. Pemeriksaan pada komponen ini bisa dilakukan dengan membongkar bagian ini, saat melakukan servis rutin pada bengkel resmi. "Sumbatan itu melemahkan aliran udara dingin yang ditujukan ke arah kabin," ucap Anjar kepada Okezone.

 AC Mobil

Anjar juga menyebut deteksi serta klaim perbaikan sebaiknya dilakukan pelanggan, jika merasa ada perbedaan signifikan dalam kinerja pendingin udara mobilnya. "Terlebih jika ada potensi seperti kebocoran freon sehingga udara dingin yang dirasakan tidak maksimal," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini