nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Semprot Injector Cleaner, Ternyata Ada Risikonya Loh

Nizar, Jurnalis · Minggu 24 November 2019 15:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 24 87 2133806 sering-semprot-injector-cleaner-ternyata-ada-risikonya-loh-g2msYrT9Ss.jpg perawatan mesin injeksi sepeda motor (foto: Ist)

JAKARTA - Di era sekarang motor injeksi adalah motor yang banyak diproduksi oleh pabrikan-pabrikan otomotif yang mempunyai pasar di Indonesia. Dalam praktiknya, tak banyak bengkel biasa yang mampu menservice motor berinjeksi, karena motor berinjeksi lebih rumit perawatannya ketimbang motor yang berkarbu. Ada yang beranggapan bahwa cukup dengan menyemprotkan memakai alat, motor injeksi langsung bisa prima lagi.

Menurut Supardi dari RH Mekanik Motor mengatakan, “Untuk motor injeksi jangan asal main semprot, perlu ada pengetahuan dan pengalaman supaya tidak terjadi masalah di injeksi itu sendiri.”

 Mesin injeksi

Ia menambahkan, jika asal semprot nantinya motor bisa kehilangan tenaga alias loyo, susah buat dihidupkan dan paling parahnya motor tersebut bisa mati. Jika tak ingin hal tersebut terjadi, pemilik motor tersebut hendaknya membawa ke bengkel yang dinilai ahli atau berpengalaman di motor yang berinjeksi.

 Mesin injeksi

Dalam perawatannya Supardi mengatakan bahwa pembersihan injector cukup dengan karbulator cleaner dan cairan pembersih khusus, tetapi perlu di garis bawahi bahwa jangan asal semprot dan butuh pengetahuan yang cukup untuk melakukannya.

“Kalau buat perawatannya (motor injeksi) biasanya cukup dengan menggunakan karbulator cleaner dan ditambah cairan pembersih khusus untuk motor injeksi,” ucapnya.

Idealnya motor injeksi hendaknya melakukan perawatan minimal setahun 2 kali atau di 4.000-5.000 km, kondisi ini tentunya bisa berubah tergantung pemakaian. “Kalau motor dirasa sudah aga brebet atau performanya mulai loyo segeralah membersihkan injeksi tersebut atau di bawa ke bengkel untuk lebih aman,” tambah Supardi.

 Mesin Injeksi

Di segi harga, beliau mengatakan untuk membersihkan injeksi berada dikisaran harga Rp50 ribu untuk yang paling murah dan Rp75 – Rp100 ribuan untuk yang paling mahalnya. Menurutnya, harga tersebut masih dibilang terjangkau dibanding harus menunggu rusak yang nantinya akan merogoh kocek lebih dari itu.

Supardi juga beranggapan bahwasannya memeriksa motor injeksi dengan menggunakan komputer lebih cepat terdeteksi masalahnya, tetapi beliau juga mengatakan bahwa bengkel-bengkel biasa juga mempunyai mekanik yang handal dan berpengalaman. Biasanya mekanik juga bisa langsung tahu apa penyebabnya setelah si pemilik motor menjelaskan apa masalahnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini