nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Produsen Otomotif Ungkap Kucuran Investasi, Kemenperin: Indonesia Masih Seksi jadi Basis Ekspor

Medikantyo, Jurnalis · Rabu 27 November 2019 23:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 11 27 52 2135287 produsen-otomotif-ungkap-kucuran-investasi-kemenperin-indonesia-masih-seksi-jadi-basis-ekspor-f58bQSO6B6.jpg Presiden Jokowi saat meninjau pabrik Hyundai Motor di Ulsan, Korea Selatan (Foto: Okezone.com/BPMI Setpres)

JAKARTA - Mendekati periode akhir tahun, rencana investasi produsen otomotif di pasar Tanah Air mulai terungkap ke publik. Bahkan dalam waktu hampir bersamaan, diketahui terdapat tiga perusahaan yang sudah mengumbar rencana penanaman modal usaha di Indonesia yakni Hyundai, Toyota, dan Honda.

Bentuk investasi dari Hyundai sendiri disampaikan secara langsung di hadapan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Total kucuran dana USD1,55 miliar atau setara Rp21,8 triliun disampaikan saat Presiden Jokowi mengunjungi markas perusahaan tersebut di Ulsan, Korea Selatan pekan ini.

 Industri Otomotif

Produsen asal Jepang, Honda, sementara itu, juga sudah menyebut secara spesifik pemanfaatan modal senilai Rp5,1 triliun dari pihak prinsipal. "Itu untuk menghadirkan model baru serta pendalaman kandungan komponen lokal," ujar Business Innovation Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy.

 Baca Juga: Begini Harapan Pemerintah Terkait Produksi Mobil Listrik Hyundai di Tanah Air

Perkembangan ini membuat Kementerian Perindustrian angkat bicara. "Daya tarik pasar Indonesia menjadi alasan investasi tersebut, utamanya dengan niat mendirikan fasilitas produksi untuk basis ekspor," kata Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan Ditjen ILMATE Putu Juli Ardika.

Geliat peralihan fokus produksi tiap produsen menuju pangsa pasar ekspor sudah terbaca dengan adanya pertumbuhan angka pengiriman kendaraan sepanjang tahun ini. "Daya saing produk kendaraan buatan fasilitas produksi di Indonesia terbukti kompetitif. Kenaikan ekspor sudah 28 persen," ujar Putu menambahkan.

 Baca Juga: Punya Pabrik Baru, Hyundai Langsung Siap Produksi Ekspor

Kemenperin turut mencermati langkah baik tiap produsen dalam menyiapkan fasilitas penelitian dan pengembangan agar selaras dengan keinginan Pemerintah. "Seperti langkah dari Honda yang mulai meningkatkan sisi pengembangan untuk komponen lokal. Sedangkan dari Toyota, sebanyak Rp28,1 triliun sudah termasuk teknologi elektrifikasi," kata Putu.

 Industri Toyota

Pada sisi lain, Kemenperin juga terus mendorong tiap produsen membangun fasilitas pengembangan mobil listrik di Indonesia. "Sudah kita buka untuk semua produsen. Tetapi, prosesnya memang panjang mulai dari pengenalan model, perakitan, sampai pemenuhan kandungan komponen lokal di produknya," kata Putu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini