nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Keseriusan Hyundai Bangun Kendaraan Masa Depan, Indonesia Bisa Ambil Bagian

Medikantyo, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 10:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 09 52 2139570 keseriusan-hyundai-bangun-kendaraan-masa-depan-indonesia-bisa-ambil-bagian-l9QTiYYjsH.jpg Hyundai bersiap kembangkan teknologi kendaraan buatannya mulai tahun depan (Foto: Okezone.com/Hyundai)

SEOUL - Megambil haluan untuk melakukan pengembangan mobil masa depan dipikirkan secara serius oleh Hyundai. Perusahaan asal Korea Selatan tersebut sudah mengumumkan total rencana investasi mencapai hampir USD52 miliar atau sekitar Rp729 triliun untuk mewujudkan ambisi tersebut.

Rencana penempatan investasi tersebut akan diimplementasikan mulai 2020 hingga 2025, dengan sepertiga modal tersebut akan digunakan membangun kendaraan listrik dan otonom. Langkah pengembangan teknologi dengan tajuk 'Strategi 2025' itu akan mengakibatkan peningkatan pengeluaran dua kali lipat dibandingkan tahun ini.

 Hyundai

Ambisi utama Hyundai adalah kemampuan memproduksi serta memasarkan sekitar 670.000 unit kendaraan elektrifikasi pada 2025, termasuk 560.000 unit mobil bertenaga baterai penuh. Sasaran untuk menjadi produsen kendaraan elektrifikasi ketiga terbesar dunia tersebut disampaikan melalui presentasi kepada investor pada pekan lalu, seperti dikutip dari laman Reuters.

Sejauh ini terdapat dua model kendaraan elektrifikasi penuh yang sudah diluncurkan Hyundai, yakni varian listrik Hyundai Kona dan Ioniq EV. Selain rencana pengembangan model baru dalam lini mobil listriknya, produsen tersebut bersiap menyediakan teknologi kendaraan otonom pada 2024.

Penyediaan mobil untyuk mendukung mobilitas masa depan, termasuk pengembangan teknologinya, dirasakan Hyundai sebagai tuntutan konsumen masa depan. "Fokus kepada kebutuhan yang diinginkan pelanggan menjadi kunci strategi kami di masa depan," ujar Presiden dan CEO Hyundai Motor, Lee Won-hee.

Rencana pengembangan kendaraan elektirifikasi tersebut juga mungkin dilakukan di Indonesia. Dalam keterangan pers Hyundai yang diterima Okezone beberapa waktu lalu, Hyundai mengungkap sedang melakukan penjajakan produksi kendaraan listrik kelas dunia dalam fasilitasnya nanti.

 Hyundai

Kemungkinan tersebut tercantum dalam rencana investasi sebesar USD1,55 miliar atau sekitar Rp21 triliun, yang disepakati Akhir bulan lalu. Produsen asal Korea Selatan itu juga sudah menyampaikan dukungan pada keberlangsungan ekosistem kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini