Berpeluang Dapat Penyegaran, Produksi BMW i3 Masih Berlanjut Sampai 2024

Medikantyo, Jurnalis · Minggu 15 Desember 2019 19:45 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 15 52 2142199 berpeluang-dapat-penyegaran-produksi-bmw-i3-masih-berlanjut-sampai-2024-rzvXDYceSo.jpg Model kendaraan listrik BMW i3 sudah beredar sejak 2013 lalu (Foto: Okezone.com/Istimewa)

JAKARTA - Lini kendaraan elektrifikasi penuh milik BMW selama tujuh tahun belakangan, hanya terdiri dari model i3. Maka tidak mengherankan, jika produsen asal Jerman tersebut bersiap merilis dua model kendaraan listrik penuh baru dalam kurun waktu dua tahun mendatang dengan jenis berbeda.

Sejauh ini terdapat petunjuk akan kehadiran SUV listrik BMW iX3, serta kendaraan bertenaga baterai penuh BMW i4 dengan bentuk sedan. Rangkaian kendaraan listrik keluaran produsen asal Jerman itu disebut berlanjut dengan model crossover bertajuk BMW iNEXT pada 2021 nanti.

BMW

Padatnya rencanan peluncuran model kendaraan elektrifikasi dari BMW itu pada akhirnya memunculkan rumor akan berakhirnya produksi BMW i3 dalam waktu dekat. Bahkan kemungkinan itu disampaikan salah satu petingginya, saat disinggung mengenai kemungkinan pengembangan teknologi mobil listrik BMW beberapa waktu lalu.

Wacana tersebut akhirnya dibantah oleh pihak perusahaan, seperti dikutip dari laman berita Jerman, Leipzig Volkszeitung. Keterangan yang disebut berasal dari anggota manajemen fasilitas produksi BMW Leipzig, Julian Friedrich, menyebut model BMW i3 setidaknya masih akan dibuat sampai 2024 mendatang.

Langkah penyegaran terkahir BMW untuk model i3 sendiri hanya menyentuh sektor minor, yang dilakukan pada periode 2017 lalu. Fasilitas produksi di Leipzig sendiri sudah merakit model BMW i3 sejak kendaraan tersebut diperkenalkan pada 2013 lalu.

Mempertahankan produk tersebut selama lima tahun ke depan, disebut akan digunakan BMW mewujudkan berbagai wacana pengembangan model i3. Salah satunya dengan meningkatkan kapasitas daya paket baterai, yang saat ini sebesar 42,2 kWh sehingga membuat jarak jelajah optimalnya berkisar 260 Km.

 BMW

Sebelumnya juga muncul rumor mandeknya pengembangan serta riset mobil listrik menjadi penyebab pergantian direksi BMW beberapa waktu lalu. Kini jabatan CEO BMW dipegang oleh Olivier Zipse yang berpihak pada keberlanjutan varian BMW i3. "Mobil itu sudah menjadi kendaraan ikonik," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini