14 Mobil Mewah Seharga Miliaran Disita, Kenali Peraturannya

Mufrod, Jurnalis · Senin 16 Desember 2019 13:36 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 16 52 2142427 14-mobil-mewah-seharga-miliaran-disita-kenali-peraturannya-zO2kG5SALB.jpg Polda Jatim Sita belasan mobil mewah (foto: Okezone)

SURABAYA - Sebanyak 14 unit mobil mewah seharga miliaran yang di sita Polda Jawa Timur, merupakan langkah penertiban bagi pemilik mobil mewah yang tidak menjalankan kewajibannya membayar pajak hingga diduga tak memiliki surat kendaraan.

Bagi pemilik mobil mewah, sangat penting memiliki kendaraan yang terdaftar di Indonesia. Berdasarkan peraturan UU 22 2009 dan Perkap No.5 2012 tersebut jelas bahwa setiap kendaraan yang akan diregistrasikan terlebih dahulu ada proses verifikasi dokumen.

 Penyitaan mobil mewah

Dalam hal tersebut, kendaraan complete build up (CBU) atau kendaraan yang didatangkan langsung ke Indonesia secara utuh harus terlebih dahulu melakukan verifikasi dokumen impor kepada Korlantas.

 Penyitaan mobil mewah

Bila tidak memiliki dokumen yang dipersyaratkan maka kendaraan tsb tidak akan mendapat surat rekomendasi hasil penelitian importansi ranmor/ surat rekom.

Selanjutnya bila ditemukan kendaraan yang masuk secara ilegal oleh bea cukai, maka akan disita yang selanjutnya akan dilelang.

Namun bagi kendaraan yang memiliki surat lengkap dan hanya menunggak pajak, tentu pemilik mobil mewah hanya perlu memenuhi kewajibannya saat untuk membayar pajak kendaraannya tersebut.

 Penyitaan mobil mewah

Memiliki mobil mewah merupakan kebanggaan yang bisa didapat pemilik mobil. Namun tentu risiko yang harus diperhitungkan saat akan membeli mobil mewah tentu pajak tahunan kendaraan yang harus dibayarkan tidaklah kecil.

Diantaranya bea masuk sebesar 50 persen tergantung jenis mobilnya. Selain bea masuk, ada lagi jenis pajak lain yang harus ditanggung, yakni PPh 22 Barang Impor. Pajak ini sendiri memiliki besaran sekitar 10%. Awalnya, PPh 22 Barang Impor juga tidak setinggi ini, hanya berkisar antara 5,5% hingga 7,5% tergantung dengan jenis mobil yang dibeli.

 Penyitaan mobil mewah

Selain pajak tersebut, pemilik mobil mewah juga akan dibebankan pajak kendaraan bermotor yang dibayarkan setiap tahunnya. Berdasarkan Perda DKI Nomor 2 Tahun 2015 ditetapkan berdasarkan kepemilikan. Kepemilikan pertama sebesar 2%, kedua sebesar 2,5% dan seterusnya hingga seterusnya hingga kepemilikan ketujuh belas sebesar 10%. Kepemilikan selanjutnya akan dikenakan tarif sama, sebesar 10%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini