Sejak 2016, 19 Mobil dan 35 Motor Mewah Diselundupkan

Mufrod, Jurnalis · Selasa 17 Desember 2019 19:23 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 17 52 2143112 bongkar-cikal-bakal-mobil-mewah-bodong-yang-banyak-beredar-di-jalan-raya-opCnBfrOao.jpg Penyelundupan Porsche 911 GT3 RS yang berhasil digagalkan (foto: Ist)

JAKARTA - Sekurangnya ada 19 mobil dan 35 motor yang diselundupkan dengan sistem penyelundupan menggunakan kontainer dan masuk ke pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Dari temuan pada 29 September 2019, Bea Cukai Pelabuhan Tanjung Priok berhasil menangkap dua mobil mewah, Porsche dan Alfa Romeo dengan modus penyelundupan ke Indonesia sebagai impor batubata bangunan. "Kita sudah mengidentifikasi perusahaannya. Ini berasal dari Singapura. Nilai estimasinya sekitar 2,9 miliar dengan kerugian 6,8 miliar,"ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani di depan wartawan, Selasa (17/12/2019).

Sebelumnya, pada 29 Juli 2019, dari Jepang masuk juga mobil Mercedez Benz, BMW tipe C 1330 model GHAU 30, BMW tipe 1330 series E46,  Jeep, Toyota, Supra, rangka motor Triumph, Honda, Yamaha, hingga Harley Davidson ke Indonesia dengan modus di dalamnya adalah bumper mobil, dashbord serta mesin. 

"Estimasi nilai barang 1,07 miliar dengan potensi kerugian 1,7 miliar rupiah,"ujar Sri Mulyani.

 Porsche 911 GT3 RS

Lalu, pada Desember 2018, ada tiga mobil dari Singapura yang diselundupkan dengan mengaku di dalamnya adalah autopart dan aksesoris mobil. Ternyata, di dalamnya ada Ferrari, Porsche dan BMW. 

Lalu, pada November 2017 lalu ada mobil BMW dan Harley Davidson 5 buah, bulan Februari 2019 ada 4 mobil BMW yang diselundupkan. "Itu dari Singapura,"kata Sri Mulyani

 Kabin Sportcar Porsche

"Modus yang digunakan dalam kasus penyelundupan kali ini adalah dengan memberitahukan barang tidak sesuai dengan isi sebenarnya," ujar Sri Mulyani.

Semua ini yang ditangkap di Tanjung Priok saja. Kalau dilihat, Bea dan Cukai bersinergi dengan seluruh aparat hukum, TNI, Polri, dan kejaksaan telah berhasil menggagalkan penyelundupan.

 jajaran sportcar

Sepanjang tahun 2016 - 2019, di tahun 2019 jumlah penindakan mengalami peningkatan besar, tidak hanya di Tanjung Priok. 

"Ada 62 mobil mewah, terutama pada tahun 2018 dan 2019. Mobil mewah terjadi pada 2018 (5 mobil mewah masuk) dari berbagai pelabuhan dan 57 terjadi di tahun 2019. Mungkin permintaan tinggi sekali sehingga upaya penyelundupan tinggi,"ujar Sri Mulyani.

Sementara motor mewah ada 22 kasus. Ini masuk sejak 2016 hingga 2019. Tahun 2018 dan 2019 meningkat tinggi. Kalau tahun sebelumnya hanya 3 motor, tahun 2018 ada 8 motor dan 2019 ada 10 motor.

"Kami akan terus melakukan tindakan untuk meningkatkan sinergi dengan aparat penegak hukum karena kami tidak bisa melakukan sendiri,"tegas Sri Mulyani.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini