nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

McLaren Sebut Paket Baterai Jadi Hambatan Utama Rakit Hypercar Listrik

Medikantyo, Jurnalis · Senin 23 Desember 2019 06:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 23 52 2145031 mclaren-sebut-paket-baterai-jadi-hambatan-utama-rakit-hypercar-listrik-9paEJa0SRz.jpg McLaren mempersiapkan mobil berteknologi hybrid penerus P1 pada 2020 (Foto: Okezone.com/Istimewa)

LONDON - Pengalaman membangun kendaraan supercar dengan rangkaian mesin berteknologi hybrid, sukses dilakukan McLaren pada 2013 lalu. Melalui model McLaren P1 tersebut, produsen asal Inggris itu sukses membuka jalan bagi banyak merek lain menggunakan teknologi serupa di lini produk supercar.

Pembaruan teknologi hybrid pada unit model supercar buatan McLaren sendiri baru akan berlangsung tahun depan. Platform baru yang belum memiliki nama khusus itu, direncanakan hadir setidaknya sebelum 2020 berakhir dengan sasaran khusus untuk dipasarkan di Amerika Serikat pada 2021.

 McLaren

Terlepas dari adanya keberhasilan pengembangan kendaraan super dengan rangkaian mesin berteknologi hybrid itu, McLaren masih merasa belum siap membuat unit dengan platform elektrifikasi penuh (EV). "Teknologi paket baterai saat ini belum memungkinkan produsen membuat EV sport hebat," kata CEO McLaren, Mike Flewitt.

Perkembangan bahan baku serta kapasitas baterai yang diinginkan McLaren disebut Flewitt tidak akan terwujud dalam waktu dekat. "Utamanya dalam hal bobot utama paket baterai yang dapat menunjang performa kendaraan super listrik tersebut," katanya seperti dilansir Detroit Free Press.

Kendaraan hybrid baru keluaran McLaren sendiri diperkirakan mendapat kenaikan bobot hingga 30 kilogram, dibandingkan model bermesin konvensional. Nantinya, tenaga paket baterai tersebut memberi jarak jelajah optimal sebesar 32 kilometer untuk mendukung mesin tipe V6 berperangkat turbo ganda.

McLaren sebelumnya sudah menyatakan tengah melakukan serangkaian riset untuk dapat mulai menggunakan platform dengan basis elektrifikasi secara penuh. Namun, sejauh ini peluang untuk meraih keuntungan melalui penjualan langsung baru terlihat dari model bermesin konvensional dan hybrid.

 McLaren

Bahkan terdapat target bahwa dalam kurun waktu tiga sampai empat tahun ke depan kebanyakan model keluaran McLaren dapat menggunakan rangkaian berteknologi hybrid. Hal itu mulai terungkap dengan adanya pengujian pada model purwaruapa 720s pada awal tahun ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini