Produsen DFSK Klaim Mobilnya Aman Gunakan B30 yang Baru Diluncurkan Jokowi

Medikantyo, Jurnalis · Senin 23 Desember 2019 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 23 52 2145134 diresmikan-jokowi-mobil-diesel-kini-bisa-minum-bahan-bakar-b30-z3USArDGwb.jpg Presiden Jokowi saat melihat langsung proses pengisian bahan bakar B30 (Foto: Okezone.com/pool/Setkab)

JAKARTA - Pengembangan bahan bakar ramah lingkungan dengan kandungan minyak nabati hingga 30 persen, telah resmi diluncurkan Presiden Jokowi, pada Senin (23/12/2019) di SPBU Tebet Jakarta. Hadirnya bahan bakar B30, menjadi pengganti dari B20 yang sebelumnya telah disediakan Pertamina bagi pemilik mobil bermesin diesel.

Peluncuran bahan bakar B30 turut didukung produsen DFSK yang menilai hadirnya bahan bakar B30 sebagai langkah pemerintah menghadirkan bahan bakar yang ramah lingkungan bagi kendaraan bermesin diesel. DFSK mengklaim telah melakukan pengujian model super cab menggunakan bahan bakar B30. Selama pengujian tidak ditemui masalah teknis atas penggunaan bahan bakar tersebut.

 Presiden Jokowi Tinjau B30

"Intinya untuk model DFSK Super Cab masih toleran dengan penggunaan B30, walaupun masih akan dilakukan pengujian internal lebih lanjut," ujar PR dan Digital Manager Sokonindo Automobile (DFSK Indonesia), Arviane Dahniarny.

Produk bahan bakar B30 sendiri merupakan perpaduan antara minyak solar dengan nabati, atau disebut Fatty Acid Methyl Ester (FAME). Ketersediaan produk biodiesel ini dapat menurunkan pengolahan minyak mentah, sekaligus membuat kendaraan memenuhi standar emisi Euro 4.

Kebijakan penerapan bahan bakar B30 sudah dimulai sejak keluarnya Keputusan Menteri ESDM 227/2019 pada Januari 2019 tahun lalu. Berdasarkan regulasi tersebut, selepas ujicoba sampai Desember ini target penyaluran bahan bakar B30 akan mencapai delapan titik TBBM di Tanah Air.

Presiden Jokowi Tinjau B30

Sebelumnya persiapan implementasi penggunaan bahan bakar B30 secara luas sudah dilakukan Pertamina dengan melakukan penyaluran melalui sejumlah Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM). Lokasi yang dipilih yakni terminal Boyolali, Jawa Tengah dan Rewulu, DIY pada November 2019 lalu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini