nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bahan Bakar B30 Meluncur, DFSK Klaim Mobilnya Aman Minum BBM Tersebut

Medikantyo, Jurnalis · Senin 23 Desember 2019 14:46 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 23 52 2145194 bahan-bakar-b30-meluncur-dfsk-klaim-mobilnya-aman-minum-bbm-tersebut-aZPui48Uwd.jpg DFSK Super Cab saat tampil dalam ajang pameran otomotif beberapa waktu lalu (Foto: Okezone.com/Istimewa)

JAKARTA - Penyaluran bahan bakar B30 yang mulai berjalan secara luas pada Senin (23/12/2019) ini, rupanya sudah mendapat dukungan dari produsen otomotif Tanah Air. Bahkan, sejak pertengahan 2019 lalu, beberapa merek telah mengajukan pengujian melalui kerjasama dengan Kementerian ESDM dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

Salah satu produsen otomotif yang mengajukan pengujian tersebut adalah PT Sokonindo Automobile, yang membawahi merek Dongfeng Sokon (DFSK). Untuk melakukan pengujian jalan menggunakan bahan bakar B30 sejak Juni lalu, DFSK menyerahkan dua unit mobil komersial jenis Super Cab bermesin diesel.

 DFSK

Langkah pengujian ini sebelumnya juga pernah dilakukan oleh DFSK dengan menggunakan bahan bakar B20. Dalam pelaksanaan sampai Desember 2019, DFSK menyebut penggunaan bahan bakar B30 untuk unit kendaraan Super Cab tersebut belum menemui masalah. "Hasilnya tidak jauh berbeda dengan penggunaan B20," kata PR dan Digital Manager Sokonindo Automobile, Arviane Dahniarny.

Walaupun sudah terbukti dapat mengonsumsi bahan bakar B30 secara aman, DFSK masih akan melakukan riset lebih jauh terkait penerapan tersebut. "Hasil secara spesifik belum dikirim BPPT, kami masih lakukan pengujian internal lebih lanjut," ujar Arviane saat dihubungi Okezone.

Pengujian implementasi penggunaan bahan bakar B30 tersebut, juga belum menunjukkan potensi masalah pada mesin diesel milik DFSK Super Cab. "Sejauh ini belum ada masalah yang siginifikan," kata Arviane terkait pengetesan dua unit mobil komersial keluaran DFSK tersebut.

Metode pengetesan konsumsi bahan bakar B30 tersebut dilakukan dengan membuat unit DFSK Super Cab menempuh rute Lembang-Cileunyi-Nagreg-Kuningan-Tol Babakan-Slawi-Guci-Tegal-Tol Cipali-Subang-Lembang sejauh 560 kilometer. Dengan melewati beragam kontur jalan setiap harinya, akan terlihat efek penggunaan bahan bakar B30 terhadap mesin.

 Bahan bakar B30

Produk bahan bakar B30 sendiri merupakan perpaduan antara minyak solar dengan nabati, atau disebut Fatty Acid Methyl Ester (FAME). Ketersediaan produk biodiesel ini dapat menurunkan pengolahan minyak mentah, sekaligus membuat kendaraan memenuhi standar emisi Euro 4, serta diujikan pada sejumlah produk kendaraan diesel lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini